Peningkatan Kapasitas Industri Asuransi Nasional Demi Lindungi Aset Negara

Sabtu, 13 Juli 2019 - 04:16 WIB
Peningkatan Kapasitas...
Peningkatan Kapasitas Industri Asuransi Nasional Demi Lindungi Aset Negara
A A A
JAKARTA - Industri asuransi nasional harus menggenjot kapasitasnya untuk penyerapan risiko asuransi aset milik negara di tahun 2020 nanti. Sementara tahun ini konsorsium asuransi umum nasional yang beranggotakan 58 perusahaan, akan memulai proyek percontohan melindungi seluruh gedung Kementerian Keuangan di seluruh Indonesia.

Direktur PT Reasuransi MAIPARK Indonesia, Heddy Agus Pritasa mengatakan, anggota konsorsium untuk aset negara bertambah 10 perusahaan dari sebelumnya 48 perusahaan. Namun dia menilai kapasitas asuransi nasional harus ditingkatkan, karena tahun depan instansi kementerian dan lembaga lain juga akan mengasuransikan asetnya.

Dampaknya tentu saja nilai aset yang dilindungi akan jauh lebih besar sehingga penyerapan industri terhadap risiko perlu ditingkatkan. “Kapasitas industri nasional harus ditingkatkan untuk melindungi instansi lainnya di tahun depan. Resikonya akan lebih beragam dan butuh penanganan khusus. Kapasitas yang besar artinya proteksi asuransinya dan kemampuan teknis lainnya sehingga penyerapan risiko maksimal,” ujar Heddy di Jakarta.

Dia juga menambahkan dalam proyek percontohan aset Kemenkeu tahun ini tidak ada masalah yang berarti dihadapi konsorsium. Pihaknya siap untuk melindungi nilai aset yang menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Diperkirakan nilai aset yang dilindungi sekitar Rp11 Triliun. Nilai aset Kemenkeu yang paling tinggi disebutnya merupakan bangunan yang berada di kawasan Gatot Subroto. Hal ini dikarenakan bangunan tersebut berada di lokasi strategis. “Secara umum gedungnya bagus dan terstruktur atau kelas satu. Lokasi umumnya di tengah kota dan homogen. Proteksi paling utama untuk melindungi dari bencana alam,” ujarnya.

Direktur Barang Milik Negara Encep Sudarwan mengatakan, pengasuransian barang milik negara tersebut mulai dilakukan Agustus dan tenggat waktu paling lambat pada September mendatang. Sebelum diasuransikan, barang milik negara tersebut harus melalui proses audit oleh BPK. Barang-barang milik negara yang akan diasuransikan khususnya barang tetap seperti gedung.

Pemerintah telah bekerja sama dengan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) untuk membentuk konsorsium yang bakal mengasuransikan barang milik negara. Nantinya, tidak hanya gedung milik Kemenkeu saja, tetapi gedung di seluruh Kementerian/Lembaga di Indonesia juga diasuransikan."Dimulai dari aset Kemenkeu karena paling dekat dan kita bisa dengan mudah tunjukkan ke pihak asuransi. Ini semacam pilot project," ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi...
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi Cara Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Proteksi Diri
Daftar Rumah Sakit di...
Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Tidak Menerima BPJS Kesehatan
OJK Harus Tingkatkan...
OJK Harus Tingkatkan Regulasi untuk Menangani Kasus Gagal Bayar Asuransi Jiwa
Meneropong Potensi Besar...
Meneropong Potensi Besar Pasar Penjualan Asuransi Kecelakaan
Apa Pentingnya Punya...
Apa Pentingnya Punya Asuransi Kendaraan Ketika Mudik Lebaran?
BRINS Hadirkan Greensurance,...
BRINS Hadirkan Greensurance, Inovasi Terbaru Asuransi Ramah Lingkungan
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
1 jam yang lalu
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
1 jam yang lalu
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
1 jam yang lalu
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
2 jam yang lalu
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved