Musim Kemarau, Pemerintah Waspadai Inflasi Cabai dan Bawang

Kamis, 01 Agustus 2019 - 18:57 WIB
Musim Kemarau, Pemerintah...
Musim Kemarau, Pemerintah Waspadai Inflasi Cabai dan Bawang
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku mewaspadai inflasi yang akan terjadi pada bahan makanan, terutama cabai dan bawang, akibat musim kemarau. Hal ini karena kedua komoditas tersebut sangat dipengaruhi oleh musim.

"Sebenarnya yang mungkin harus diperhatikan lebih itu bumbu-bumbuan, umumnya cabai, bawang. Karena kita belum menemukan solusi yang sifatnya agak permanen. Harga naik, kurang tanam dan seterusnya," ujarnya di Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Menurut Darmin, apabila cabai sudah tumbuh di bulan April-Mei maka stok tidak menjadi masalah di musim kemarau. "Tapi kalau baru tanam karena kemarau, itu perlu diperhatikan. Kecuali kalau irigasinya ada," jelasnya.

Sementara komoditas kelompok bahan makanan seperti beras, menurut Darmin tidak perlu terlalu dikhawatirkan karena stok masih banyak. "Paling nanti yang harus kita perhitungkan setelah Januari sampai Maret," ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Darmin akan menggelar rapat dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk melihat kondisi pertanaman. "Saya belum tahu kondisi pertanamannya seperti apa. Saya mesti rapat dulu dengan Kementan. Kita lihat dulu seminggu ini, nanti kita baru hitung seperti apa," tuturnya.

Darmin menambahkan, untuk inflasi Juli 2019 yang sebesar 0,31% dinilai sedikit tinggi. Penyebab utama kenaikan Juli 2019 disumbang harga cabai merah, cabai rawit, emas, dan biaya pendidikan sekolah. "Sedikit (tinggi). Kalau inflasi 0,3 dikali 12 bulan sekitar 3,6%. Masih tidak jauh tapi lewat dari titik tengah," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inflasi Terkendali,...
Inflasi Terkendali, Pemerintah Waspada Ancaman Kemarau Kering Akibat El Nino
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Sungai Batanghari Surut...
Sungai Batanghari Surut Akibat Kemarau, Munculkan Pulau Berpasir
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus 2025, BMKG: Berlangsung Lebih Singkat
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
8 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
9 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
10 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
10 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
12 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
13 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved