Jepang dan Australia Susul China Investasi Besar di Tanjung Lesung

Sabtu, 17 Agustus 2019 - 20:33 WIB
Jepang dan Australia...
Jepang dan Australia Susul China Investasi Besar di Tanjung Lesung
A A A
PANDEGLANG - China telah menginvestasikan modalnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten. Kini giliran Jepang dan Australia yang tertarik mengembangkan kawasan pariwisata terpadu tersebut.

PT Banten West Java (BWJ) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung terus mewujudkan pelayanan dan keamanan yang terbaik bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara.

Sadar akan potenai bencana yang ada, PT BWJ menggandeng Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) guna memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para wisatawan yang ingin berwisata dan beraktifitas di KEK Tanjung Lesung.

"Tentunya kami (PT BWJ) mengapresiasi BMKG dan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pariwisata yang terus secara konsisten memberikan perhatian khusus terhadap sektor pariwisata Banten, khususnya Tanjung Lesung. Sehingga dapat memberikan peningkatan ekonomi bagi masyarakat sekitar," kata Presiden Direktur PT Banten West Java Poernomo Siswoprasetijo di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Sabtu (17/8/2019).

Selain keamanan untuk para wisatawan, ungkap Poernomo, pihaknya juga memberikan jaminan ketenangan dan kenyamanan berusaha bagi para investor yang tengah mengembangkan investasinya di KEK Tanjung Lesung.

Diakuinya, pada semester I/2019 sudah ada beberapa investor yang tertarik untuk mengembangkan pariwisata di Tanjung Lesung.

"Sudah ada investor dari China, Jepang, dan Australia yang sangat tertarik mengembangkan pariwisata di Tanjung Lesung. Mereka melihat Tanjung Lesung memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan bersama-sama," sebutnya.

Menurut Poernomo, saat ini banyak wisatawan asal China yang mencari kawasan wisata pantai yang lebih sepi dan tenang. Pasalnya, pantai di Bali dan Lombok sudah terlalu ramai.

"Mereka (wisman China) ingin wisata pantai yang lebih tenang dan berkembang, sehingga mereka bisa tinggal lebih lama lagi. Apalagi, KEK memperbolehkan investor luar negeri untuk memiliki atau membeli lahan properti dengan namanya sendiri, dan mereka bisa dapat izin tinggal sampai 5 tahun, serta ada insentif juga. Nah, ini menarik untuk mereka," klaimnya.

Kendati demikian, pihaknya saat ini tengah fokus membangun kembali infrastruktur yang rusak akibat bencana tsunami akhir tahun lalu.

"Jadi, investasi yang saat ini sedang berjalan hanya di kawasan yang tidak terdampak seperti Sailing Club dan Blue Fish yang sedang dikembangkan oleh investor dari Australia seluas satu hektare. Ke depan baru ada beberapa investor yang disiapkan untuk mengembangkan di kawasan sekitar hotel," katanya.

Untuk menarik investor, kata Poernomo, pihaknya akan menyelenggarakan beberapa event tahunan antara lain Festival Tanjung Lesung yang dibalut dengan kejuaraan Rhino Cross Triathlon 2019.

"Event ini tentunya akan mengundang banyak wisatawan datang ke Tanjung Lesung. Dengan begitu, para investor akan melihat dan tertarik untuk mengembangkan sarana akomodasinya seperti theme park dan infrastrukturnya. Nah, ini yang coba kita garap bersama-sama," jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, jalan tol menjadi satu daya tarik tersendiri bagi para investor untuk segera mengembangkan investasinya di Tanjung Lesung.

"Kalau progres jalan tolnya baik dan sesuai, para investor akan bisa menghitung kapan mereka akan berinvestasi," tuturnya.

Dia berharap, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR bisa secara konsisten menyelesaikan proyek jalan Tol Serang-Panimbang.

"Sehingga bisa pada saat bersamaan di 2020, jalan tol sudah beroperasi dan investor bisa masuk secara bersamaan," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Keindahan Senja Tanjung...
Keindahan Senja Tanjung Lesung Curi Hati Puluhan Diplomat Asing
Nikmati Senja Ramadan...
Nikmati Senja Ramadan dan Kehangatan Lebaran di Hotel Tepi Pantai Dekat Jakarta
Rasakan Kedamaian di...
Rasakan Kedamaian di Tanjung Lesung, Sanctuary Alam untuk Melepas Penat
Kolaborasi Petani dan...
Kolaborasi Petani dan Tanjung Lesung Lewat Tradisi Sedekah Bumi
Serunya Liburan di Resort...
Serunya Liburan di Resort Mewah Dekat dari Jakarta, Privasi Terjaga
Berobat Tak Perlu ke...
Berobat Tak Perlu ke Luar Negeri Lagi, Cukup di Indonesia
Berita Terkini
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
21 menit yang lalu
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
24 menit yang lalu
Menang Undian Tabungan...
Menang Undian Tabungan Dahsyat MNC Bank, Nasabah Manfaatkan untuk Kuliah Anak
33 menit yang lalu
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
1 jam yang lalu
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
2 jam yang lalu
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
3 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved