BPS Mencatat Inflasi di Ibu Kota Baru Terkendali

Senin, 02 September 2019 - 15:33 WIB
BPS Mencatat Inflasi...
BPS Mencatat Inflasi di Ibu Kota Baru Terkendali
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi di Kalimantan Timur (Kaltim) yang sudah ditetapkan bakal menjadi lokasi untuk ibu kota baru Indonesia sepanjang Agustus 2019 terkendali. Hal ini terlihat dimana Indeks Harga Konsumen (IHK) di dua kota yakni Samarinda dan Balikpapan mengalami kondisi stabil.

Kepala BPS Suhariyanto menerangkan, Kalimantan Timur masuk dalam 38 kota yang mengalami deflasi, seiring dengan harga bahan pangan yang cukup terkendali. "Kalau kita lihat di Kalimantan Timur itu harga terkendali dimana Ibu kota baru yang ditetapkan pak Presiden (Joko Widodo) cukup stabil untuk inflasinya," ujarnya di Gedung BPS, Jakarta, Senin (2/9/2019).

Sebagai informasi, inflasi di Samarinda pada Agustus 2019 ini tercatat sebesar 0,07%. Sedangkan Balikpapan justru mengalami deflasi sebesar 0,52%. Dari 82 kota IHK, 44 kota mengalami inflasi dan 38 kota mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kudus sebesar 0,82% dengan IHK sebesar 144,56, dan terendah terjadi di Tasikmalaya, Madiun dan Pare-Pare masing-masing sebesar 0,04% dengan IHK masing-masing sebesar 134,58, 134,52, dan 132,02. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Bau-Bau sebesar 2,10% dengan IHK sebesar 136,38 dan terendah terjadi di Tegal dan Palopo masing-masing sebesar 0,02% dengan IHK masing-masing sebesar 134,22 dan 136,35.

Tercatat Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,26%; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,23%; kelompok sandang sebesar 0,88%. Sedangkan kelompok kesehatan sebesar 0,59% dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 1,21%.

Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok bahan makanan sebesar 0,19% dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,55%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Usai Deflasi Beruntun,...
Usai Deflasi Beruntun, Bulan Oktober 2020 Kembali Inflasi 0,07%
Inflasi September 2025...
Inflasi September 2025 Capai 0,21%, Berikut Komoditas Pendorongnya
BPS Catat Inflasi 0,28...
BPS Catat Inflasi 0,28 Persen pada November 2020
BPS: Deflasi Juni Cetak...
BPS: Deflasi Juni Cetak Rekor Tertinggi Perdana di 2021
Deflasi Kembali Terjadi...
Deflasi Kembali Terjadi di Agustus 2020, BPS Catat Sebesar 0,05%
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
48 menit yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
57 menit yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
1 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved