Ada Omnibus Law, Investasi Sektor Properti Bakal Lebih Menarik

Rabu, 18 September 2019 - 16:41 WIB
Ada Omnibus Law, Investasi...
Ada Omnibus Law, Investasi Sektor Properti Bakal Lebih Menarik
A A A
JAKARTA - Pemerintah tengah gencar menyederhanakan perizinan untuk menarik lebih banyak investasi. Salah satunya melalui skema pembuatan beleid yang menyatukan sejumlah aturan menjadi satu undang-undang (UU), atau disebut dengan konsep omnibus law.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil mengatakan, iklim investasi di Indonesia masih dinilai tidak terlalu menarik dalam persaingan global. Ini terlihat dari 31 perusahaan besar asal China yang tidak melirik Indonesia untuk ekspansi perusahaan.

"Itu kita cari solusinya, istilahnya omnibus law. Apa saja yang menghambat investasi akan diperbaiki termasuk sektor properti ," ujarnya pada Rakornas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bidang Properti di Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Menurut Sofyan, proses perizinan dalam konstruksi bangunan selama ini menjadi hambatan. Padahal, proses tersebut bisa dihapuskan asalkan memenuhi aturan standar yang wajib dipatuhi dalam proses konstruksi.

"Izin birokrasi sangat tidak sensitif. Bagi birokrasi, mengeluarkan izin sekarang atau tahun depan tidak ada bedanya. Tapi bagi investor, keluarnya izin hari ini dengan tahun depan itu bedanya seperti bumi dan langit," tuturnya.

Menurut dia, semakin lama perizinan keluar maka semakin besar kerugian yang akan ditanggung investor. Untuk itu, pemerintah berencana mengubah sistem perizinan menjadi sistem standar.

"Jadi nanti izin tidak perlu tetapi harus memenuhi standar. Kalau Anda melakukan sesuai standar, silakan. Tapi kalau tidak, nanti inspektur bangunan yang akan melakukan penertiban. Di negara maju seperti itu," jelasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menteri Hadi: Kebijakan...
Menteri Hadi: Kebijakan Jokowi Terkait Redistribusi Tanah Bermuara untuk Rakyat
Sofyan Djalil Resmikan...
Sofyan Djalil Resmikan Kantor Perwakilan BPN Wilayah Cileungsi
Gedung Kementerian ATR/BPN...
Gedung Kementerian ATR/BPN Terbakar, Nusron Wahid: Bukan Upaya Penghilangan Barang Bukti
Rakernas Kapti Agraria...
Rakernas Kapti Agraria di Yogyakarta, Wamen ATR/BPN: Jaga Kualitas Alumni
Menteri Hadi Tjahjanto...
Menteri Hadi Tjahjanto Ajak Mahasiswa Unand Sambut Indonesia Emas 2045
Kantor BPN di Kendal...
Kantor BPN di Kendal Punya Layanan Drive Thru, Menteri Hadi: Bisa Ditiru Tempat Lain
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
48 menit yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
1 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
2 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
8 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
8 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved