Resmikan 7 Lembaga Penyalur, Pertamina Tuntaskan 75 BBM Satu Harga di Timur RI

Sabtu, 12 Oktober 2019 - 06:43 WIB
Resmikan 7 Lembaga Penyalur,...
Resmikan 7 Lembaga Penyalur, Pertamina Tuntaskan 75 BBM Satu Harga di Timur RI
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) meresmikan sekaligus 7 Lembaga Penyalur di Wilayah Timur Indonesia, meliputi 6 titik di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan 1 titik di Maluku Utara.

Enam titik BBM Satu Harga di NTT berlokasi di Omesuri dan Nubatukan (Kabupaten Lembata), Wolowaru (Kabupaten Ende), Ruteng (Kabupaten Manggarai), Kodi Utara (Kabupaten Sumba Barat Daya) dan Alor Timur (Kabupaten Alor). Sementara di Maluku Utara, titik BBM Satu Harga berlokasi di Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai.

Peresmian Lembaga Penyalur yang berlokasi di wilayah terdepan, terluar dan terpencil (3T) dilakukan oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan didampingi Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas’ud Khamid, Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa, Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dan Direktur BBM BPH Migas Patuan Alfon Simanjuntak, di SPBU Kompak 56.86203, Omesuri, Kabupaten Lembata, NTT, Jumat (11/10/2019).

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menyatakan, 7 titik BBM Satu Harga yang diresmikan merupakan bagian dari target 75 titik BBM Satu Harga yang telah tuntas dibangun dan dioperasikan Pertamina di Wilayah Timur Indonesia pada periode 2017 – 2019. Rinciannya, sebanyak 25 titik di Nusa Tenggara, 17 titik di Maluku dan 33 titik di Papua.

“Dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, Pertamina telah berhasil menuntaskan target BBM Satu Harga lebih cepat, termasuk di Wilayah Timur Indonesia. Kehadiran Lembaga Penyalur ini diharapkan semakin meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di wilayah 3T,” ujar Fajriyah di Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Penyaluran BBM di Wilayah Timur Indonesia, lanjut Fajriyah, dilakukan Pertamina dengan beragam moda transportasi. Di darat menggunakan mobil tangki yang harus melalui medan yang cukup berat, di laut melalui kapal dengan tantangan ombak dan cuaca ekstrim, serta perahu dan sampan untuk pengangkutan BBM melalui jalur sungai.

"Khusus wilayah yang sulit dijangkau, Pertamina menyiapkan pesawat khusus pengangkut BBM jenis ATR dengan kapasitas 4.000 liter. Semua cara kita lakukan, agar BBM bisa terdistribusi hingga wilayah ujung Indonesia,” tuturnya.

Fajriyah menambahkan, ketujuh Lembaga Penyalur tersebut mendistribusikan BBM jenis solar dan premium dengan kapasitas masing-masing sekitar 10-20 Kilo liter hingga 10-30 Kilo liter. Pasokan BBM akan disuplai dari berbagai TBBM di Wilayah NTT dan Maluku Utara antara lain yakni TBBM Maumere, TBBM Badas, TBBM Kalabahi dan TBBM Tobelo.

Kehadiran BBM Satu Harga di Wilayah Timur Indonesia, telah menurunkan harga BBM yang semula bisa mencapai Rp100.000 per liter, kini sama dengan wilayah lain yakni Rp6.450 untuk premium dan Rp5.150 untuk solar. Dengan harga BBM terjangkau, harga barang dan biaya transportasi mengalami penurunan, sehingga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam tiga tahun terakhir, Pertamina telah berhasil melampaui target pembangunan BBM Satu Harga sebanyak 161 titik dari target 160 titik, dengan waktu lebih cepat 3 bulan dari target pada akhir 2019. Pertamina juga berhasil melampaui target pembangunan Lembaga Penyalur pada tahun 2018, dari target 121 titik, terealisasi 124 titik.

Menurut Fajriyah, dengan beroperasinya Lembaga Penyalur, distribusi BBM di wilayah 3T meningkat tajam dari rata-rata 1.253 KL (premium) dan 603 KL (solar) per bulan pada tahun 2017, menjadi rata-rata 9.976 KL (premium) dan 4.037 KL (solar) ditahun 2019 atau meningkat 696% untuk Premium dan 570% untuk Solar.

“Pertamina terus berusaha menuntaskan tugas yang diemban, pantang menyerah, meskipun harus menghadapi berbagai tantangan dalam mendistribusikan BBM di wilayah 3T. Inilah bentuk tanggung jawab Pertamina sebagai BUMN agar kehadirannya dirasakan oleh masyarakat di seluruh penjuru negeri,” tegas Fajriyah.

Dalam peresmian BBM Satu Harga ini, Pertamina juga menyerahkan bantuan senilai Rp300 juta yang diberikan kepada 3 sekolah dan 3 tempat ibadah.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mulai 1 Februari 2023,...
Mulai 1 Februari 2023, Harga 2 Jenis BBM Pertamina Resmi Naik
Pertamina Melakukan...
Pertamina Melakukan Penyesuaian Harga BBM, Cek Daftarnya
Resmi Turun! Ini Daftar...
Resmi Turun! Ini Daftar Harga Terbaru BBM Jenis Pertamax
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Lagi Mulai 1 Maret 2023
Pertamina Pede Target...
Pertamina Pede Target BBM Satu Harga Tahun Ini Kelar
BBM Satu Harga Bertambah...
BBM Satu Harga Bertambah 17 Titik, Pertamina Patra Niaga Layani Distribusi Energi ke 293 Wilayah 3T
Berita Terkini
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
26 menit yang lalu
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
1 jam yang lalu
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
11 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
12 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
13 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
13 jam yang lalu
Infografis
7 Motor Tua dengan Harga...
7 Motor Tua dengan Harga Selangit di Sepanjang Tahun 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved