Bank Mantap Tawarkan Kupon Obligasi Berkisar 7,90%-8,35%

Kamis, 24 Oktober 2019 - 06:42 WIB
Bank Mantap Tawarkan...
Bank Mantap Tawarkan Kupon Obligasi Berkisar 7,90%-8,35%
A A A
JAKARTA - Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) akan menerbitkan obligasi dalam skema Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) tahap I dengan target indikatif sebesar Rp1 triliun.

Obligasi yang merupakan bagian dari rencana PUB sebesar Rp4 triliun hingga tahun 2022 ini, menawarkan kupon yang berkisar 7,90%-8,35%.

Direktur Utama Bank Mantap, Josephus K. Triprakoso, mengatakan obligasi ini dibagi menjadi dua seri, yaitu Seri A dengan tenor 3 tahun dan memiliki tingkat kupon sebesar 7,90%-8,10%. Sedangkan Seri B tenor 5 tahun dengan tingkat kupon sebesar 8,10%-8,35% per tahun, serta kupon dibayarkan setiap kuartalan.

"Obligasi ini untuk ekspansi kredit kita. Juga sebagai upaya mendiversifikasi sekaligus memperbaiki struktur pendanaan bank dalam jangka panjang," kata Jos dalam paparan publik PUB Tahap I Bank Mandiri Taspen di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Selain itu, aksi korporasi ini merupakan inisiatif perseroan untuk mendukung kesinambungan bisnis ke depan serta mengantisipasi persaingan industri perbankan yang semakin ketat.

Menurut dia, perseroan mencari likuiditas di pasar modal karena mengingingkan pertumbuhan kredit yang ekspansif. Pada akhir September 2019, kredit yang sudah disalurkan mencapai Rp19,12 triliun.

Adapun komposisi kredit per September 2019 berasal dari dana pensiun sebesar 93% lalu ritel sebesar 2,8% dan mikro sebesar 4,3%. Hingga akhir tahun 2019, perseroan menargetkan dapat membidik angka penyaluran kredit sebesar Rp20,5 triliun.

Sementara itu, aset perseroan sudah di angka Rp25,1 triliun. Diharapkan hingga akhir tahun bisa mencapai Rp26,5 triliun.

"Sejak berdiri tahun 2015, kinerja Bank Mantap menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan pertumbuhan laba sampai akhir tahun diharapkan bisa di atas Rp400 miliar. Sedangkan sampai kuartal III 2019 sudah mencapai Rp350 miliar," katanya.

Dari sisi rasio perbankan, kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) perseroan pada Juni 2019 di angka 0,66%. Sedangkan rasio permodalan atau Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 21,5% per Juni 2019. "Sampai akhir tahun, mudah-mudahan CAR kita 17,4%," ungkap Jos.

SEVP Finance, Retail & Digital Banking Bank Mantap, Fajar Ari Setiawan, menambahkan dalam rangka penerbitan obligasi ini, perseroan telah memperoleh hasil rating atas obligasi oleh PT Fitch Rating Indonesia dengan peringkat AA.

Sedangkan perusahaan yang menjadi penjamin pelaksana emisi dan penjamin emisi obligasi adalah PT Mandiri Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas dan PT Danareksa Sekuritas.

Adapun masa penawaran awal obligasi (book building) tahap I akan dilakukan pada 23 Oktober hingga 6 November 2019. Selanjutnya, distribusi obligasi secara elektronik direncanakan dilakukan tanggal 26 November 2019, dengan target pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 27 November 2019.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Terbitkan Obligasi Rp3 Triliun, Targetkan Pertumbuhan 11,6%
Menang Undian Wisata...
Menang Undian Wisata Rohani, 8 Pasangan Nasabah Bank Mandiri Taspen Berangkat Umrah
Bank Mantap Tawarkan...
Bank Mantap Tawarkan Produk Reksa Dana Mandiri Investasi
Hari Pelanggan Nasional,...
Hari Pelanggan Nasional, Direktur Bank Mandiri Taspen Turun Langsung Menyapa Nasabah
250 Nasabah Bank Mandiri...
250 Nasabah Bank Mandiri Taspen Ikuti Program Mantap Mendengar
DPK Bank Mandiri Taspen...
DPK Bank Mandiri Taspen Tumbuh 8,9% hingga Februari 2024
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan
9 menit yang lalu
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
15 menit yang lalu
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
30 menit yang lalu
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
2 jam yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
3 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
Anggoro Eko Cahyo, Dirut...
Anggoro Eko Cahyo, Dirut Baru Bank Syariah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved