Rupiah Diprediksi Fluktuatif Dipengaruhi Sentimen Obligasi AS
Rabu, 06 November 2019 - 08:47 WIB
Rupiah Diprediksi Fluktuatif Dipengaruhi Sentimen Obligasi AS
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (6/11/2019) diperkirakan fluktuatif. Sebelumnya kurs rupiah terhadap dolar AS pada akhir perdagangan, Selasa (5/11/2019) ditutup menyentuh level Rp13.965 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.010 per dolar AS.
Sentimen negatif datang dari data hasil obligasi Amerika Serikat (AS) yang sedang menaik. "Tetapi pasar harus mewaspadai naiknya tingkat imbal hasil obligasi AS yang sedang menaik karena bagusnya data-data ekonomi AS, yang bisa menahan penguatan Rupiah," ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu (6/11/2019).
Dia melanjutkan, rupiah bisa menguat jika optimisme penandatanganan perjanjian dagang AS-China fase pertama berjalan dengan baik. "Harapan adanya penghilangan sebagian tarif impor barang China dalam perjanjian menambah sentimen positif. Sentimen ini bisa mendukung rupiah bertahan di bawah Rp14.000 hari Rabu ini," jelasnya.
Sentimen negatif datang dari data hasil obligasi Amerika Serikat (AS) yang sedang menaik. "Tetapi pasar harus mewaspadai naiknya tingkat imbal hasil obligasi AS yang sedang menaik karena bagusnya data-data ekonomi AS, yang bisa menahan penguatan Rupiah," ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu (6/11/2019).
Dia melanjutkan, rupiah bisa menguat jika optimisme penandatanganan perjanjian dagang AS-China fase pertama berjalan dengan baik. "Harapan adanya penghilangan sebagian tarif impor barang China dalam perjanjian menambah sentimen positif. Sentimen ini bisa mendukung rupiah bertahan di bawah Rp14.000 hari Rabu ini," jelasnya.
(ind)
Lihat Juga :