Kepala Bappenas Minta Pindad Tingkatkan Produksi Peluru

Jum'at, 08 November 2019 - 20:50 WIB
Kepala Bappenas Minta...
Kepala Bappenas Minta Pindad Tingkatkan Produksi Peluru
A A A
BANDUNG - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional(PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, meminta PT Pindad (Persero) meningkatkan produksi peluru, sebagai upaya kemandirian produk alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam negeri.

"Kita kembangkan juga peluru. Karena untuk peluru, kita perlukan dalam jumlah cukup banyak. Dan teknologi mesiu itu kan sudah lama sekali, harusnya kita sudah bisa (produksi sendiri)," kata Suharso di sela-sela kunjungan ke kawasan industri Pindad, Kota Bandung, Jumat (8/11/2019).

Untuk meningkatkan produksi, kata dia, Pindad bisa bekerja sama dengan BUMN lainnya seperti PT Gahana. Pihaknya juga mendorong agar Pindad terus menjalin kerja sama dengan perusahaan pertahanan swasta dalam dan luar negeri untuk pengembangan produk pertahanan, termasuk peluru.

Selain meningkatkan produksi peluru, Suharso juga meminta agar Pindad mampu mengurangi importasi komponen untuk produk peluru. Menurut dia, sebagian komponen inti peluru masih didapat dari importasi.

"Ini juga salah satu konsen dari pak Presiden kita, agar alutsista kita bisa diproduksi sendiri. Karena sekarang kan ada kecenderungan importasi. Kalau memang kita benar-benar tidak bisa membuatnya, ya baru impor," jelas dia.

Pengurangan importasi produk, kata dia, akan mengurangi current account deficit. Oleh karenanya, menjadi sebuah keharusan agar industri pertahanan dalam negeri bisa memproduksi alutsista sendiri.

Ketika ditanya soal kemungkinan adanya pinjaman modal kepada Pindad, dia mengaku akan mempertimbangkan lebih lanjut. "Kalau penyertaan modal, nanti kita lihat. Kalau misalnya peluru, kapasitas dari Pindad bisa dinaikkan, dengan menyuntik penambahan modal, ya kita bisa pertimbangkan itu," imbuh dia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose, menyampaikan paparan profil, kapasitas dan fasilitas produksi, capaian serta rencana Pindad ke depan. Dipaparkan pula program strategis perusahaan kedepannya untuk pembangunan pabrik propelan, pembangunan lini produksi Munisi Kaliber Besar (MKB), pembangunan lini produksi ranpur.

Termasuk otomatisasi dan modernisasi lini produksi senjata, peningkatan kapasitas dan kemampuan lini produksi Munisi Kaliber Kecil (MKK), pembangunan lini produksi truk angkut dan advance warfare system.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Tekankan Pentingnya Program Pemberdayaan Berbasis Data
Partisipasi Kementerian...
Partisipasi Kementerian PPN/Bappenas - Pavillion Indonesia di GPDRR 2022
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Buka Lowongan Kerja, Yuks Cek Posisi dan Persyaratannya!
Masuk 10 Besar, Tim...
Masuk 10 Besar, Tim PPD Kementerian PPN-Bappenas Mulai Nilai Sulsel
Menteri PPN/Bappenas...
Menteri PPN/Bappenas Ungkap Pentingnya Reindustrialisasi
Maung Pindad Kendaraan...
'Maung Pindad' Kendaraan Taktis (Rantis) 4 x 4 Buatan Indonesia
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
21 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
1 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
1 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
1 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
2 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
3 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved