Milenial Menjadi Kunci Kesuksesan Ekonomi Digital

Sabtu, 16 November 2019 - 06:53 WIB
A A A
Revolusi industri yang ditandai dengan digitalisasi, tidak hanya mengubah proses bisnis industri nasional, juga pekerjaan, cara berkomunikasi, berbelanja, bertransaks, hingga gaya hidup. Karena itu, penting untuk mempertahankan eksistensi. Para milenial juga harus mampu beradaptasi mengikuti perkembangan ekosistem digital.

Pemerintah perlu ikut andil dalam mendorong ekonomoi digital untuk para milenial, diantaranya dengan mendukung usaha mikro, kecil dan menengah dengan membuat platform e-commerce dan program e-smart untuk industri kecil dan menengah agar dapat menembus pasar ekspor melalui platform digital.

Adapun tantangan yang harus dihadapi para milenial dalam menghadapi era ekonomi digital adalah penguasaan teknologi yang mumpuni. Generasi milenial harus bisa fokus untuk terus membangun digital infrastruktur dan juga berinovasi. Jangan pernah berhenti untuk melakukan inofasi secara terus menerus, jika tidak Indonesia akan kalah dengan negara-negara lain.

Pengamat IT, Heru Sutadi menilai, generasi milenial berperan penting dalam ekonomi digital Indonesia. Bonus demografi yang akan terjadi pada 2024 membuat generasi inilah pemegang kendali selanjutnya. Seiring dengan perkembangan inovasi digital yang juga terjadi di banyak negara. Seperti, Big data, Internet Of Things, Artificial Intelligence yang kini harus mulai dipahami generasi muda masa kini.

"Paling tidak konsep dasar digital mereka paham. Dalam hal infrastuktur, pengembangan, teknis seperti coding hingga pemasaran digital," ujarnya.

Generasi muda diharapkan menjadi bagian dari gerbong ekonomi digital baik sebagai pemain ataupun pengguna. Anak muda yang selalu beraktivitas menggunakan gawai dan tertarik dengan teknologi baru. Hal itu dapat dimaksimalkan menjadi sebuah potensi.

Tidak hanya generasi milenial di perkotaan saja tetapi mereka di pedesaan juga harus turut didorong. Apalagi infrastruktur sudah banyak dibangun hingga ke Papua tapi nantinya pemain asing yang menggunakan. "Maka harus digiatkan pemuda di daerah untuk dapat membuat aplikasi digital karena setiap wilayah di Indonesia memiliki karakteristik, tantangan dan solusi sendiri," tambahnya.

Semua sektor dapat menjadi pilihan generasi muda untuk berkarir dan membantu mengembangkan ekonomi digital. Seluruh bidang ekonomi saat ini harus dikaitkan dengan dunia digital. Sebab nantinya seluruh transaksi dan aktivitas dilakukan secara digital.

Kontribusi generasi milenial bagi pembangunan bangsa sangat dibutuhkan. Hal tersebut sesuai dengan tujuan pemerintah seperti yang diungkapkan Presiden Joko Widodo dalam pidatonya saat dilantik sebagai Presiden periode 2019 – 2024, 20 Oktober 2019. Dalam pidato tersebut, Presiden menyampaikan, saat ini, Indonesia sedang berada di puncak bonus demografi. Dimana penduduk usia produktif jauh lebih tinggi dibandingkan usia tidak produktif.

Hal ini tentu menjadi tantangan besar sekaligus sebuah kesempatan besar. Namun, akan menjadi masalah besar jika pemerintah tidak mampu menyediakan kesempatan kerja. Tetapi jika pemerintah mampu membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, hal tersebut akan menjadi sebuah kesempatan besar dengan didukung oleh ekosistem politik yang kondusif dan ekosistem ekonomi yang kondusif.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1378 seconds (11.252#12.26)