Pembangunan Pembangkit Lambat, Pendapatan Per Kapita Sulit Melesat

Rabu, 27 November 2019 - 21:56 WIB
A A A
"Padahal, saat ini untuk membangun 35 GW saja sulit tercapai, apalagi 190 GW. Bila keadaan ini terus berlanjut, maka Indonesia akan sulit untuk mengejar level kesejahteraan," ujarnya.

Kekurangan-kekurangan tersebut, sambung dia, harus dipenuhi dalam kurun berapa tahun. Hal itu, imbuh dia, tergantung dari seberapa besar niat pemerintah untuk mengejar ketertinggalan tersebut agar Indonesia dapat mencapai level sejahtera dan terhindar dari middle income trap.

"Dan untuk mencapai target tersebut diperlukan pembangkit listrik skala besar yang handal, terjangkau dan bersih yang hanya dapat diberikan oleh PLTN," jelasnya.

ThorCon, sambung dia, dapat memenuhi kebutuhan tersebut melalui investasi dengan skema Independent Power Producer (IPP) senilai Rp17 triliun dengan target harga jual listrik yang bahkan kompetitif terhadap harga jual listrik pembangkit berbahan bakar batu bara, sehingga dapat memenuhi kebutuhan sektor industri.
(fjo)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1999 seconds (10.55#12.26)