Golkar Siap Dukung Pemerintah Permudah Pembahasan Omnibus Law di DPR

Rabu, 04 Desember 2019 - 11:29 WIB
Golkar Siap Dukung Pemerintah...
Golkar Siap Dukung Pemerintah Permudah Pembahasan Omnibus Law di DPR
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara khusus meminta dukungan Partai Golkar untuk merealisasikan terwujudnya Omnibus Law sebagai upaya untuk meringkas sejumlah undang-undang dalam rangka peningkatan investasi.

"Saya minta Partai Golkar untuk memberikan dukungan pada Omnibus Law yang segera diajukan pemerintah. Sehingga kecepatan kita melakukan adaptasi semakin cepat dalam membuka investasi sebanyak-banyaknya, membuka lapangan kerja dan membuka kemakmuran masyarakat," ujar Jokowi dalam sambutannya saat membuka Munas X Partai Golkar di Jakarta, Selasa (3/12/2019) malam.

Terkait permintaan Jokowi tersebut, Ketua DPP Partai Golkar Dito Ganinduto mengatakan Omnibus Law merupakan salah satu gebrakan Jokowi dalam meningkatkan investasi di Indonesia.

"Komitmen Partai Golkar sudah pasti mendukung karena kita tahu Omnibus Law ini sangat bermanfaat untuk kepentingan bangsa dan negara," tutur Dito ditemui di arena Munas Golkar, Rabu (4/12/2019).

Ketua Komisi XI DPR ini mengatakan, adanya Omnibus Law diyakini akan meningkatkan investasi yang berujung pada terciptanya lapangan kerja. Rencananya, bulan ini pemerintah segera mengajukan draf UU Omnibus Law untuk dibahas DPR.

"Omnibus Law untuk perpajakan akan masuk ke Komisi XI. Saya sudah bertemu dengan bu Sri Mulyani, beliau menyatakan draf akan masuk ke DPR di bulan Desember ini. Kita akan bahas sebelum reses tanggal 18, mungkin akan ada satu kali sidang, setelah itu tahun depan yaitu Januari akan kita bahas secara detail mengenai Omnibus Law Perpajakan," urainya.

Menurutnya, dalam Omnibus Law Perpajakan ini diantaranya akan mengatur mengenai penurunan PPh dan PPn secara bertahap. "Ini akan sangat menarik bagi investor untuk berinvestasi di Indonesia. Kita targetkan satu tahun pembahasan akan selesai," paparnya.

Saat ini, di bidang perpajakan ada cukup banyak ragam Undang-Undang (UU) perpajakan di Indonesia. Sebut saja UU Ketentuan Umum Perpajakan (UU KUP), UU Pajak Penghasilan (UU PPh), UU Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (UU PPN & PPnBM), dan sebagainya. Ragam jenis pajak yang diatur di masing UU ini dianggap terlalu rumit, sehingga dirancang suatu UU Omnibus Law yang menggabungkan beberapa aturan dengan substansi pengaturan yang berbeda menjadi suatu peraturan besar yang berfungsi sebagai payung hukum.

"Dengan berbagai langkah yang dilakukan pak Jokowi, saya yakin 2020 nanti perekonomian Indonesia akan tetap tumbuh 5%," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pakar Nilai Omnibus...
Pakar Nilai Omnibus Law RUU Ciptaker Harus Dilihat Secara Mendalam
Serikat Pekerja Diimbau...
Serikat Pekerja Diimbau Lebih Bijaksana Terkait Omnibus Law RUU Cipta Kerja
Baleg DPR Setujui Pembentukan...
Baleg DPR Setujui Pembentukan Panja RUU Cipta Kerja
Pengamat Sebut Sejumlah...
Pengamat Sebut Sejumlah Pasal Omnibus Law Ciptaker Merugikan Buruh
RUU Omnibus Law Ciptaker...
RUU Omnibus Law Ciptaker Diharap Memberi Angin Segar di Tengah Corona
Pengamat Sebut Pembahasan...
Pengamat Sebut Pembahasan Omnibus Law Sebaiknya Setelah Wabah Corona
Berita Terkini
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
1 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
1 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
1 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
1 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
2 jam yang lalu
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved