Konektivitas Kunci Pengembangan Destinasi Wisata Prioritas

Rabu, 04 Desember 2019 - 22:46 WIB
Konektivitas Kunci Pengembangan...
Konektivitas Kunci Pengembangan Destinasi Wisata Prioritas
A A A
JAKARTA - Pembangunan infrastruktur transportasi dan konektivitas menjadi salah satu faktor pendukung untuk pengembangan pariwisata di Indonesia. Terlebih saat ini pemerintah sedang fokus mengembangkan 5 destinasi super prioritas yang dikebut pengembangannya hingga akhir 2020.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamen Parekraf) Angela Tanoesoedibjo menegaskan, komitmen dan sinergi antar kementerian/lembaga sangat diperlukan untuk membangun pariwisata. Dia mencontohkan pentingnya dukungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait urusan konektivitas baik darat, luat, maupun udara.

“Kami terus bersinergi dan berkoordinasi. Sinergi yang kami jalankan antar kementerian sangat cair untuk pembangunan pariwisata ke depan. Peran Kemenhub sangat penting untuk mengintegrasikan setiap destinasi yang ada di Indonesia, khususnya di 5 destinasi pariwisata super prioritas," ujarnya saat Rapat Kerja Kementerian Perhubungan Tahun 2019 di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Menurut dia, percepatan pembangunan pariwisata yang kini menjadi sektor unggulan bukan hanya tanggung jawab dari satu kementerian saja melainkan tanggung jawab semua sesuai dengan visi pemerintah dibawah pimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin. Melalui infrastruktur transportasi, roda ekonomi akan terus bergerak dan memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan.

“Presiden Jokowi juga mengatakan, pembangunan infrastruktur harus dihubungkan dengan tempat-tempat wisata, agar kawasan wisata menjadi trigger pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Pada raker yang bertujuan untuk menyinkronkan Visi Presiden dan Wapres dengan program kerja Kementerian Perhubungan ini, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan pembangunan sektor transportasi akan terfokus pada upaya mendukung pariwisata, kelancaran arus logistik, akses ke daerah Terdepan, Terluar, Terdalam, dan Perbatasan (3TP), serta Ibu Kota Negara Baru (IKN).

Menhub meminta jajarannya untuk fokus dalam perencanaan yang matang dalam menjalankan program-program Kemenhub yang telah diselaraskan dengan visi misi Presiden dan Wapres. Kemudian, ia juga meminta jajarannya untuk memastikan infrastruktur yang dibangun bermanfaat bagi masyarakat.

"Perencanaan harus matang, jangan hanya asal-asalan, kita harus sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah serta antara satu subsektor dengan subsektor lainnya, dan mempertimbangkan asas kebermanfaatan masyarakat. Jangan sampai kita telah membangun banyak sarana dan prasarana transportasi, namun masyarakat tidak menerima dampaknya. Sekali lagi, perencanaan dan koordinasi itu mutlak dilakukan," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wamenparekraf Angela...
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Beberkan Pentingnya Investasi Teknologi untuk Pencegahan Krisis
Pengelolaan Sampah di...
Pengelolaan Sampah di Kawasan Destinasi Wisata Bahari Turut Jadi Perhatian Kemenparekraf
Makan Siang Bareng Delegasi...
Makan Siang Bareng Delegasi ATF 2023, Angela Tanoesoedibjo Diskusikan Pariwisata Indonesia
Jadi Solusi Pengelolaan...
Jadi Solusi Pengelolaan Sampah di Destinasi Wisata, Wamenparekraf Angela Apresiasi Catalyst Changemakers Ecosystem
Wamenparekraf Angela...
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Jelaskan Tujuan Digelarnya ASEAN Tourism Forum 2023
Tinjau View Point di...
Tinjau View Point di Labuan Bajo, Angela Tanoesoedibjo Tekankan Pentingnya Inovasi
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
48 menit yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
2 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
2 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
3 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
4 jam yang lalu
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved