Optimalisasi Tata Kelola Jadi Kunci Akselerasi Transformasi Ekonomi Indonesia

Senin, 16 Desember 2019 - 21:57 WIB
Optimalisasi Tata Kelola...
Optimalisasi Tata Kelola Jadi Kunci Akselerasi Transformasi Ekonomi Indonesia
A A A
JAKARTA - Ketidakpastian dan perubahan lanskap ekonomi global akan memberikan tantangan bagi perekonomian nasional di tahun 2020. Stagnansi kontributor utama pertumbuhan sektoral serta tata kelola yang belum optimal merupakan tantangan besar.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memandang optimalisasi tata kelola akan menjadi kunci akselerasi transformasi yang dapat mengangkat pertumbuhan ekonomi hingga di atas 5% pada 2020. Titik tolak arah perjalanan pembangunan ekonomi Indonesia dapat dilihat dari hasil pencapaian rencana pembangunan 2014-2019 dari sektor infrastruktur fisik, manufaktur dan perdagangan, serta tata kelola.

“Ini merupakan unsur penting akselerasi transformasi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Kepala Pusat Ekonomi LIPI, Agus Eko Nugroho.

Sambung Agus mengatakan, dampak pembangunan infrastruktur fisik secara masif memberikan harapan. “Sisi manufaktur industri makanan dan minuman, dan kertas percetakan mengalami pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Sementara untuk jasa, transportasi pergudangan dan sektor jasa pemerintahan cenderung dalam mempertahankan pertumbuhan. “Sejauh ini, kinerja pemerintah masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi,” terang Agus

Profesor Riset Pusat Penelitian Ekonomi LIPI, Carunia Mulya Firdausy menjelaskan, outlook ekonomi Indonesia 2020 cenderung tetap mengalami perlambatan akibat tekanan perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok dan melambatnya pertumbuhan dari negara mitra dagang dan investasi Indonesia.

“Reformasi struktural melalui instrumen fiskal, non-fiskal dan moneter di tahun 2020 harus lebih diarahkan pada upaya mendorong sektor ritel dan produk UMKM dalam negeri dan investor domestik untuk membentengi derasnya impor konvensional maupun lewat e-commerce,” jelasnya.

Sementara Profesor Riset Pusat Penelitian Ekonomi LIPI Syarif Hidayat mengatakan, orientasi reformasi kebijakan pemerintah seharusnya lebih memberikan prioritas pada upaya penguatan state capacity dengan tetap tidak meninggalkan ikhtiar reformasi kelembagaan negara (state institutional reform). "Pada konteks inilah, kita sampai pada pemahaman melakukan revitalisasi konsep maupun implementasi tata kelola,” tegasnya.

Guna mewujudkan akselerasi transformasi ekonomi Indonesia, faktor tata kelola merupakan salah satu faktor determinan untuk keberhasilan pembangunan ekonomi. “Melalui implementasi program akselerasi transformasi ekonomi on the right track, tidak saja mensyaratkan hadirnya konsep tata kelola yang baik atau good governance, tetapi juga menghendaki adanya tata kelola yang tepat atau proper governance,” pungkas Syarif.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Berita Terkini
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
6 menit yang lalu
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
46 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
1 jam yang lalu
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
1 jam yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
2 jam yang lalu
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved