AP II Gandeng PT DI Kembangkan Usaha Perawatan Pesawat Propeller

Minggu, 22 Desember 2019 - 21:21 WIB
AP II Gandeng PT DI...
AP II Gandeng PT DI Kembangkan Usaha Perawatan Pesawat Propeller
A A A
JAKARTA - PT Angkasa Pura II (AP/Persero) berencana ekspansi usaha mengembangkan bisnis Maintenance Repairing and Overhaul (MRO) atau perawatan suku cadang pesawat propeller. Pengembangannya akan dipusatkan di Bandara Husain Sastranegara Bandung dengan menggandeng BUMN PT Dirgantara Indonesia (PT DI).

Presiden Direktur AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, rencana tersebut merupakan inovasi bisnis mengingat peluang atau pasar perawatan pesawat propeller juga besar d Indonesia. Awaluddin mencontohkan, Lion Group saja memiliki sekitar 60 armada pesawat propeller bermesin ATR.

“Perawatannya selama ini belum bisa ditampung semua di dalam negeri. Makanya untuk Lion mereka merawat sebagian pesawat propeller mereka di Thailand. Kita melihat ada potensi di sektor ini. Pemusatannya ya di Bandara Husain Sastranegara itu,” ungkapnya pada media ekspose di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Minggu (22/12/2019).

Dia membeberkan alasan menggandeng PT DI, sebab PT DI sudah memiliki hanggar di Bandara Husain Sastranegara. “Saya kira dengan aset yang sudah ada melalui PT DI, tinggal updet SDM saja yang dibutuhkan,” ujarnya.

Pemusatan MRO mesin propeller di Bandara Husain Sastranegara juga bukan tanpa alasan. Bandara Keertajati sendiri akan dipusatkan untuk pesawat-pesawat bermesin jet (Boeing dan Airbus). “Sedangkan Husain Sastranegara itu tepat untuk pesawat jarak pendek atau bermesin propeller,” ucapnya.

PT AP II mengaku sudaj mengajukan rencana tersebut berkaitan dengan perizinan ke Kementerian Perhubungan. “Saya kira dalam satu dua tahun mendatang bisa kita wujudkan,” pungkas Awaluddin.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Angkasa Pura II Catat...
PT Angkasa Pura II Catat Peningkatan Penumpang Pesawat 19%
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan Perlahan Pulih, AP I Catat 3.869 Pergerakan Pesawat
PT Dirgantara Indonesia...
PT Dirgantara Indonesia Terima Pesanan 21 Unit Pesawat N219
Mengenal Nurtanio Pringgoadisuryo,...
Mengenal Nurtanio Pringgoadisuryo, Teknisi AURI Perintis Industri Pesawat Terbang Indonesia
7,6 Juta Orang Diprediksi...
7,6 Juta Orang Diprediksi Naik Pesawat Saat Libur Nataru
N219, Simbol Optimisme...
N219, Simbol Optimisme Kemandirian Dirgantara Indonesia
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
26 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
43 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved