PGN Fokuskan Pengembangan LNG di 2020

Selasa, 21 Januari 2020 - 22:32 WIB
PGN Fokuskan Pengembangan...
PGN Fokuskan Pengembangan LNG di 2020
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) merencanakan proyeksi strategis di tahun 2020. Perseoran menargetkan peningkatan pemanfaatan gas bumi secara masif. Salah satunya meningkatkan pembangunan terminal LNG.

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, mengatakan hal ini untuk memenuhi kebutuhan energi domestik yang semakin meningkat dan berperan dalam mengurangi defisit neraca migas.

"Target pengembangan infrastruktur gas di 2020 akan difokuskan untuk pembangunan terminal LNG dengan kapasitas 40 BBTUD dan LNG filling dengan kapasitas 10 BBTUD di Teluk Lamong agar bisa menjangkau wilayah baru di Jawa Timur. Juga penyelesaian transmisi Gresik-Semarang, pengembangan infrastruktur distribusi di Sumatra-Jawa, pengembangan Jargas rumah tangga di 49 wilayah kota dan kabupaten, serta gasifikasi kilang minyak terutama Kilang Cilacap dan Kilang Balikpapan," ungkap Rachmat di Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Sampai akhir 2019, PGN telah menyalurkan gas bumi kurang lebih 3.000 BBTUD untuk melayani lebih dari 359.000 pelanggan di 63 kota dan kabupaten, dengan cakupan infrastrukur pipa gas bumi lebih dari 10.500 km. Termasuk jaringan gas untuk melayani sektor rumah tangga sepanjang lebih dari 3.800 km.

PGN akan mengembangkan bisnis-bisnis baru dengan harapan dapat lebih meningkatkan volume gas. Maka dari itu, Gigih Prakoso selaku Direktur Utama PGN juga mengarahkan untuk meningkatkan efisiensi pada seluruh program kerja PGN. Dukungan dari pemerintah dan seluruh stakeholder diperlukan untuk mencapat target-target ini.

Selama ini, PGN juga melaksanakan mandat pemerintah untuk membangun infrastruktur jargas rumah tangga. Di tahun 2020, pembangunan jargas menggunakan anggaran APBN akan dibangun sebanyak 266.070 SR. Selain itu, PGN juga mengembangkan Jargas Kita Mandiri dengan target 50.000 SR di 16 wilayah kota dan kabupaten.

"2020 merupakan tahun cukup potensial. Sehubungan dengan program pemerintah untuk menekan defisit neraca migas dan perdagangan, diharapkan pemanfaatan gas bumi akan meningkat di seluruh sektor termasuk secara kinerja keuangan. Di sisi lain, kenaikan beban tetap dijaga dengan efisien," tutup Rachmat.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Sayang Bunda, PGN Bangun...
Sayang Bunda, PGN Bangun Jargas Rumah Tangga 177.776 SR Tahun Ini
Realisasi Jargas hingga...
Realisasi Jargas hingga Juni 2020 Capai 127.864 Rumah Tangga
Lampaui Target, Pengerjaan...
Lampaui Target, Pengerjaan Proyek Jargas PGN Capai 73,8%
Dukung Kedaulatan Energi,...
Dukung Kedaulatan Energi, PGN Siapkan Infrastruktur Gas Bumi Terintegrasi
Distribusi Gas Tersendat...
Distribusi Gas Tersendat ke Sebagian Wilayah Jabar dan Sumatera, PGN Ungkap Penyebabnya
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
4 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
4 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
4 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
5 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
5 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved