Harga Minyak Dunia Ambruk di Tengah Kecemasan Virus Corona China

Kamis, 23 Januari 2020 - 10:58 WIB
Harga Minyak Dunia Ambruk...
Harga Minyak Dunia Ambruk di Tengah Kecemasan Virus Corona China
A A A
TOKYO - Harga minyak mentah dunia ambruk pada perdagangan, Kamis (23/1/2020) menuju ke level terendah dalam tujuh pekan seiring dengan meningkatnya kecemasan atas penyebaran viruscorona China yang kabarnya telah mencapai Amerika Serikat (AS). Wabah virus tersebut diprediksi bisa menurunkan permintaan bahan bakar.

Pada saat yang sama laporan terbaru menunjukkan persediaan minyak di Amerika Serikat naik minggu lalu. Sementara itu coronavirus disebutkan telah menewaskan 17 orang sejauh ini, setelah penyakit pernapasan itu muncul pertama kali di kota Wuhan, China akhir tahun lalu.

Kondisi tersebut menimbulkan potensi kasus serupa seperti sindrom pernapasan akut (SARS) yang epidemi pada periode 2002 hingga 2003, lalu dimana China juga menjadi permulaan dari semuanya. Kala itu menyebabkan pertumbuhan ekonomi Negeri Tirai Bambu tergerus dan menyebabkan kemerosotan tajam dalam sektor pariwisata.

Di sisi lain harga minyak mentah Brent yang menjadi patokan Internasional turun lebih rendah USD1,05 atau 1,7% untuk berada di level USD62,16 per barel pada pukul 01.25 GMT. Dimana sebelumnya sempat turun ke level terendah sejak 4 Desember, setelah jatuh 2,1% dalam sesi sebelumnya.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka AS yakni West Texas intermediate (WTI) juga menyusut sebesar 95 sen yang setara dengan 1,7% menjadi USD55,78/barel. Hal ini melanjutkan tren negatif sejak kemarin yang anjlok ke posisi terburuk sejak 3 Desember dengan pelemahan mencapai 2,7% pada hari Rabu, kemarin.

Sementara itu coronavirus disebut telah muncul lebih dari 540 kasus di Wuhan, dan pihak otoritas telah menutup jaringan transportasi dan mendesak warga untuk tidak berpergian dalam upaya membantu mencegah penyebaran.

"Kami memperkirakan pelemahan harga hingga USD5 (barel) jika krisis berkembang menjadi epidemi seperti SARS berdasarkan pergerakan harga minyak secara historis," kata JPM Commodities Research dalam sebuah catatan. Bank AS mempertahankan perkiraan untuk Brent dengan rata-rata USD67 per barel pada kuartal pertama dan USD64,50/barel sepanjang 2020.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sidang Dakwaan Kasus...
Sidang Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Merosot Makin Dalam Saat Eropa Kembali Lockdown
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
6 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
6 jam yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
7 jam yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
7 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
7 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
7 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved