Inflasi Jabar Awal Tahun Tertinggi di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya

Selasa, 04 Februari 2020 - 02:13 WIB
Inflasi Jabar Awal Tahun...
Inflasi Jabar Awal Tahun Tertinggi di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
A A A
JAKARTA - Inflasi Jawa Barat (Jabar) pada Januari 2020 tercatat mencapai 0,47% atau lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional dan tiga provinsi lainnya di Pulau Jawa. Tingginya inflasi Jabar disebabkan kenaikan harga bahan pangan dan tembakau.

Per Januari 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Jabar sebesar 0,47%. Sementara Jawa Tengah sebesar 0,09%, Jawa Timur 0,39%, dan DKI Jakarta 0,39%. Pantauan inflasi Jabar didasarkan pada IHK Gabungan meliputi 7 kota yaitu Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Bekasi, Kota Depok dan Kota Tasikmalaya.

"Dengan inflasi Januari sebesar 0,47% sehingga laju inflasi dari tahun ke tahun, periode Januari 2020 terhadap Januari 2019 tercatat sebesar 3,41%," kata Kepala BPS Jabar Doddy Herlando, Senin (3/2).

Dari tujuh kota pantauan IHK di Jawa Barat Januari 2020 seluruhnya mengalami inflasi yaitu Kota Bogor sebesar 0,78%, Kota Sukabumi sebesar 0,42%, Kota Bandung sebesar 0,38%, Kota Cirebon 0,10%. Selanjutnya Kota Bekasi sebesar 0,38%, Kota Depok sebesar 0,61% dan Kota Tasikmalaya mencapai 0,17%.

Menurut dia, inflasi Jabar disebabkan oleh 11 kelompok pengeluaran. Tertinggi disebabkan Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 1,54%. Dari kelompok itu, tembakau atau rokok menjadi pemicu inflasi, sekitar 3,36%.

Sementara Kelompok Pakaian & Alas Kaki andil sebesar 0,15%; Kelompok Perumahan, Air, Listrik serta Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,10%. Selanjutnya Kelompok Perlengkapan, Peralatan & Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,09%; Kelompok Kesehatan sebesar 1,08% dab Kelompok Informasi, Komunikasi, & Jasa Keuangan sebesar 0,08%.

Sedangkan Kelompok Rekreasi, Olahraga, & Budaya sebesar 0,49%; Kelompok Pendidikan sebesar 0,10%; Kelompok Penyediaan Makanan & Minuman/ Restoran sebesar 0,45% dan Kelompok Perawatan Pribadi & Jasa Lainnya sebesar 0,39%. "Sementara yang mengalami deflasi yaitu Kelompok Transportasi sebesar 0,35 persen," jelas Doddy.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Komoditas Pertanian...
Harga Komoditas Pertanian di Jawa Barat Anjlok
Harga Sembako Naik,...
Harga Sembako Naik, Pemkot Cimahi Rancang Pasar Murah Jelang Ramadhan
Harga Pangan Melonjak,...
Harga Pangan Melonjak, Al Azhar Memorial Garden Bagikan 400 Paket Bahan Pokok di Karawang
Warga dan Pedagang di...
Warga dan Pedagang di TasikmalayaTolak Rencana Pajak Sembako
Pemesanan OPPO A96 di...
Pemesanan OPPO A96 di Bandung No 1 di Jawa Barat
Harga Rumah di Jawa...
Harga Rumah di Jawa Barat Naik Paling Signifikan
Berita Terkini
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
23 menit yang lalu
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
2 jam yang lalu
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
3 jam yang lalu
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
4 jam yang lalu
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
14 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
15 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved