Perry Warjiyo Siapkan Tiga Langkah Menjaga Inflasi 2020

Kamis, 13 Februari 2020 - 17:24 WIB
Perry Warjiyo Siapkan...
Perry Warjiyo Siapkan Tiga Langkah Menjaga Inflasi 2020
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia mengatakan sinergi kebijakan bersama pemerintah mampu menjaga inflasi 2019 tetap terkendali di level 2,72%, dari target 3,5%±1%. Pencapaian tersebut merupakan terendah selama dua dekade, dan melanjutkan tren realisasi inflasi yang terkendali pada kisaran sasaran selama lima tahun terakhir.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan inflasi yang terus menurun dan terkendali ini berkat kestabilan nilai tukar, hasil dari koordinasi kebijakan antara pemerintah dan Bank Indonesia, baik di tingkat pusat maupun daerah.

"Selain itu, pembangunan infrastruktur terus dioptimalkan sehingga memberikan dampak positif dalam perbaikan konektivitas dan kelancaran distribusi barang dan jasa," ujar Perry di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Perry menambahkan inflasi yang rendah dan stabil telah mendukung momentum pertumbuhan ekonomi, di tengah kondisi pertumbuhan ekonomi global yang melambat.

"Hal ini berkontribusi positif dalam menjaga daya beli masyarakat, memberikan insentif bagi penanaman modal termasuk investasi, dan meningkatkan daya saing perekonomian," jelasnya.

Ke depan, pemerintah dan Bank Indonesia, baik di tingkat pusat maupun daerah, berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga sehingga inflasi IHK tetap terjaga dalam kisaran sasarannya 3,0±1% pada 2020.

"Inflasi yang rendah dan stabil diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkesinambungan menuju Indonesia Maju," jelasnya

Dan ada tiga langkah strategis pengendalian inflasi sebagai berikut, menjaga inflasi komponen bergejolak (volatile food) dalam kisaran 4,0±1%. Lalu memperkuat empat pilar strategi yang mencakup Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif (4K), sejalan dengan Peta Jalan Pengendalian Inflasi 2019-2021.

Implementasi strategi difokuskan untuk menurunkan disparitas harga antar waktu dan antar wilayah. Menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan memperkuat kelembagaan pertanian, disertai peningkatan kapasitas, pembiayaan, dan pengembangan ekosistem pertanian digital, termasuk sinkronisasi program dan data.

Ketiga, memperkuat sinergi komunikasi untuk mendukung pengelolaan ekspektasi masyarakat dan memperkuat koordinasi pemerintah pusat dan daerah dalam pengendalian inflasi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tahun depan, Target...
Tahun depan, Target Inflasi Sudah Kembali ke Normal
BI Prediksi Inflasi...
BI Prediksi Inflasi April 2020 Capai 0,18%
BI: Inflasi Minggu Pertama...
BI: Inflasi Minggu Pertama Juni Capai 0,04%
BI Rate Juni 2025 Ditahan...
BI Rate Juni 2025 Ditahan Tetap di Level 5,50 Persen, Begini Penjelasannya
Profil Perry Warjiyo,...
Profil Perry Warjiyo, Gubernur BI Terpilih Periode 2023-2028
Begini Pernyataan Gubernur...
Begini Pernyataan Gubernur BI Seusai Kantor Digeledah KPK Buntut Dana CSR
Berita Terkini
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
54 menit yang lalu
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
1 jam yang lalu
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
1 jam yang lalu
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
2 jam yang lalu
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
2 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved