Dihadang Corona, Industri Pameran Gagal Lepas Landas di 2020

Minggu, 23 Februari 2020 - 13:21 WIB
A A A
Sebelumnya, asosiasi travel agent yang tergabung dalam Astindo mengungkapkan adanya "badai refund" yang dimulai sejak akhir Januari, dimana banyak konsumen yang melakukan pembatalan tiket pesawat untuk perjalanan ke luar negeri menyusul meluasnya wabah virus corona ke berbagai negara.

Menurut Sekjen Astindo Pauline Suharno, total perjalanan internasional yang dibatalkan mencapai 80%. "Mulai minggu terakhir Januari konsumen sudah mulai melakukan refund tiket, lalu di Februari sangat banyak yang membatalkan, terutama untuk penerbangan Februari dan Maret itu mayoritas dibatalkan," ungkapnya. (Baca Juga: Gelar Travel Fair, Astindo Yakinkan Berwisata Tetap Aman )

Tidak hanya konsumen perorangan, lanjut Pauline, grup tur yang pada Maret rencananya ke Thailand, Jepang, Korea, bahkan Taiwan juga kebanyakan batal.

"Dengan badai refund ini potensi pendapatan yang hilang hampir 80%, karena kerugiannya bukan hanya refund tiket oleh konsumen yang sudah beli, tapi juga potential loss ke depannya," tuturnya.

Dia menambahkan, dengan situasi yang sedang sulit, pelaku travel agent harus putar otak bahkan banting setir dengan menawarkan pengalihan tiket atau rute perjalanan wisata yang semula ke luar negeri menjadi di dalam negeri. "Beberapa ada yang mau menerima tawaran untuk mengalihkan ke dalam negeri," ucapnya.
(ind)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1363 seconds (10.177#12.26)