50 Juta Pekerjaan Terancam Hilang Imbas Pandemi Corona

Senin, 16 Maret 2020 - 18:13 WIB
50 Juta Pekerjaan Terancam...
50 Juta Pekerjaan Terancam Hilang Imbas Pandemi Corona
A A A
LONDON - Wabah virus corona (Covid-19) yang telah dinyatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pandemi, diyakini membuat jutaan karyawan di sektor travel dan pariwisata berisiko kehilangan pekerjaan. The World Travel and Tourism Council (WTTC) mengatakan, 50.000.000 pekerjaan bisa hilang karena pandemi corona

Seperti dilansir BBC, Kepala Eksekutif WTTC Gloria Guevara mengingatkan, bahwa wabah corona menghadirkan ancaman yang signifikan bagi industri. Hal ini setelah ribuan penerbangan internasional dibatalkan dan beberapa perusahaan asuransi menolak travel sebagai calon nasabahnya.

Angka baru dari WTTC menunjukkan bahwa sektor perjalanan bisa menyusut hingga 25% di 2020. Badan perdagangan menyerukan kepada pemerintah untuk mengambil beberapa langkah untuk melindungi industri, termasuk menghapus atau menyederhanakan visa jika memungkinkan serta mengurangi biaya perjalan.

Ditambah menghapus penghalang yang tidak perlu di pelabuhan dan Bandara. Serta mengurangi pajak wisatawan seperti air Passenger Duty dan ditambah tingkatkan anggaran untuk mempromosikan tujuan wisata.

Tapi Guevara menambahkan, "travel dan pariwisata memiliki kekuatan untuk mengatasi tantangan ini dan akan muncul lebih kuat."

Industri pariwisata telah terdampak secara besar-besaran oleh penyebaran virus corona, karena banyak negara telah memberlakukan pembatasan perjalanan dalam upaya untuk menahan penyebaran Covid-19. Sedangkan perusahaan kapal pesiar, Princess Cruises telah menangguhkan semua operasi selama 60 hari ke depan.

Sementara salah satu kapal pesiar miliknya ditahan oleh pelabuhan San Francisco selama lima hari setelah 21 penumpang diuji positif mengidap virus. Selanjutnya British Airways, EasyJet dan Norwegian Air memangkas penerbangan sebagai respon terhadap penyebaran wabah corona yang masif.

Korean Air bahkan memperingatkan bahwa virus corona dapat mengancam kelangsungan hidup perusahaan. Penumpang penerbangan maskapai China turun sebesar 84,5% bulan lalu, menyoroti dampak ekonomi sangat besar di negara dimana virus tersebut berasal.

Regulator penerbangan mengatakan pada tengah pekan kemarin, bahwa penurunan telah menyebabkan pendapatan turun mencapai 21 miliar yuan. Pemerhati industri perjalanan telah menyatakan keprihatinan tentang wisatawan China yang tetap berada di rumah.

Di Inggris, misalnya ada 415.000 kunjungan dari China dalam 12 bulan ke September 2019, menurut VisitBritain. Wisatawan China juga menghabiskan belanja tiga kali lebih banyak daripada rata-rata pengunjung ke Inggris yang masing-masing £1.680. Penyebaran yang skalanya semakin besar membuat angka pembatalan penerbangan juga bertambah, hingga mengancam industri ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Kemenkes Umumkan Covid-19...
Kemenkes Umumkan Covid-19 Varian Baru Masuk Indonesia
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Covid-19 di DKI Jakarta...
Covid-19 di DKI Jakarta Meningkat, Iklim Pancaroba jadi Salah Satu Penyebabnya
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
Menjual Rokok ke Anak...
Menjual Rokok ke Anak di Bawah Umur Akan Didenda 50 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved