alexametrics

Trump Siap Beri Bantuan Tunai USD1.000 ke Warga AS Hadapi Corona

loading...
A+ A-
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberi kabar baik bagi warga negaranya dalam mengantisipasi dampak pandemi corona terhadap ekonomi. Pada Selasa waktu setempat, pemerintahan Trump berencana segera memberi bantuan uang tunai sebanyak USD1.000 kepada setiap orang dewasa AS per bulan, dalam mengantisipasi resesi ekonomi akibat pandemi corona. Bila dikonversi ke dalam rupiah, bantuan tersebut setara Rp15 juta (kurs Rp15.000 per USD).

Melansir dari CNBC, Rabu (18/3/2020), Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan bantuan tersebut sangat penting karena saat ini orang Amerika membutuhkan uang tunai. "Bantuan tunai berupa cek akan datang dalam dua minggu ke depan," kata Mnuchin di Gedung Putih, usai rapat bersama Trump.

Pengumuman dari pemerintahan Trump ini sebagai respon untuk membantu menopang saldo rekening warga Amerika, dimana banyak usaha dan bisnis yang ditutup sementara akibat pandemi corona.



Mengutip dari Bloomberg, Rabu (18/3/2020), Mnuchin mengatakan bantuan ini bagian dari paket stimulus sebesar USD1,2 triliun untuk menopang ekonomi AS. Dimana bantuan tunai tahap pertama sebesar USD250 miliar yang akan dikirimkan pada bulan April. Dan tahap kedua berjumlah USD500 miliar di bulan berikutnya, jika masih dalam keadaan darurat nasional.

Ide bantuan tunai USD1.000 ini datang dari Senator Negara Bagian Utah yang juga asal Partai Republik (partainya Trump), Mitt Romney. Ia pada akhir pekan lalu mengusulkan pemerintah AS mengirim uang tunai USD1.000 kepada setiap orang dewasa.

Namun rincian mengani pemberian cek ini belum diungkapkan lebih jauh. Karena rencana ini masih membutuhkan lampu hijau dari Kongres.

"Gagasan untuk memberikan uang tunai ke dalam ekonomi dengan sangat cepat adalah ide yang baik," kata Leonard Burman dari Urban Institute, sebuah lembaga think tank non partisan.

Selain itu, dalam stimulus USD1,2 triliun, pemerintahan Trump akan memberi bantuan USD300 miliar untuk usaha kecil, dan USD200 miliar dalam dana stabilisasi.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top