Rupiah Nyaris Tembus Rp16.000 per USD, BI Siapkan Triple Intervensi
Jum'at, 20 Maret 2020 - 10:58 WIB
Rupiah Nyaris Tembus Rp16.000 per USD, BI Siapkan Triple Intervensi
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan siap melakukan intervensi pada rupiah yang terus melemah yang terus mendekati level Rp16.000 per dolar Amerika Serikat (USD). Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, intervensi dilakukan melalui tiga langkah (triple intervention).
Tiga langkah itu adalah menjual valas untuk mengendalikan nilai tukar rupiah. Lalu, intervensi melalui Domestic Non Deliverable Forward (DNDF) dan intervensi melalui pembelian surat berharga negara (SBN) yang dilepas investor asing.
"Sekali lagi kami tegaskan BI akan terus berada di pasar untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. Kita melakukan tripple intervensi," tegas Perry di Jakarta, Jumat (20/3/2020).
Perry mengatakan perlemahan nilai tukar juga dialami oleh banyak negara yang terdampak virus corona. Dia pun memastikan BI bersama pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan terus mengupayakan nilai tukar rupiah kembali menguat. "Kita terus menjaga fundamental.ekonomi dengam bauran kebijakan yang kita tempuh," jelasnya. (Baca juga: Rupiah Merana 690 Poin Menjadi Rp15.912 per Dolar AS )
Sebagai informasi, mengutip Bloomberg Dollar Index, Jumat (20/3/2020) pukul 09.14 WIB, rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 50 poin atau 0,31% ke level Rp15.962 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp15.950-Rp15.962 per USD. (Baca juga: Utang Pemerintah Capai Rp4.948 Triliun, Menkeu: Masih Terjaga )
Sementara itu, Yahoo Finance mencatat Rupiah masih berada pada level Rp15.709 per USD. Dalam pergerakan hari ini, Rupiah berada di kisaran Rp15.709-Rp15.709 per USD.
Tiga langkah itu adalah menjual valas untuk mengendalikan nilai tukar rupiah. Lalu, intervensi melalui Domestic Non Deliverable Forward (DNDF) dan intervensi melalui pembelian surat berharga negara (SBN) yang dilepas investor asing.
"Sekali lagi kami tegaskan BI akan terus berada di pasar untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. Kita melakukan tripple intervensi," tegas Perry di Jakarta, Jumat (20/3/2020).
Perry mengatakan perlemahan nilai tukar juga dialami oleh banyak negara yang terdampak virus corona. Dia pun memastikan BI bersama pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan terus mengupayakan nilai tukar rupiah kembali menguat. "Kita terus menjaga fundamental.ekonomi dengam bauran kebijakan yang kita tempuh," jelasnya. (Baca juga: Rupiah Merana 690 Poin Menjadi Rp15.912 per Dolar AS )
Sebagai informasi, mengutip Bloomberg Dollar Index, Jumat (20/3/2020) pukul 09.14 WIB, rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 50 poin atau 0,31% ke level Rp15.962 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp15.950-Rp15.962 per USD. (Baca juga: Utang Pemerintah Capai Rp4.948 Triliun, Menkeu: Masih Terjaga )
Sementara itu, Yahoo Finance mencatat Rupiah masih berada pada level Rp15.709 per USD. Dalam pergerakan hari ini, Rupiah berada di kisaran Rp15.709-Rp15.709 per USD.
(fjo)
Lihat Juga :