Erick Thohir Putar Otak Akali Utang Garuda Indonesia

Jum'at, 20 Maret 2020 - 17:27 WIB
Erick Thohir Putar Otak...
Erick Thohir Putar Otak Akali Utang Garuda Indonesia
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memantau ketat dampak penyebaran virus corona (Covid-19) terhadap kinerja perusahaan pelat merah. Salah satu perusahaan yang paling disorot adalah Garuda Indonesia, mengingat utang perseroan berpotensi terus membengkak di tengah kondisi saat ini.

"Nah kalau utang sendiri tentu ada satu perusahaan yang kondisinya hari ini berat secara industri yaitu di penerbangan. Itu sudah global, semua orang bisa lihat. Jadi bukan sesuatu yang ditutupi," kata Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Erick Thohir mengaku sudah mengambil sejumlah langkah seperti negosiasi mengenai utang. Dikatakan olehnya, negosiasi ini dilakukan secara menyeluruh di semua sektor yang terkait dengan Garuda Indonesia.

"Tadi saya juga bilang bagaimana bank-bank Himbara ikut membantu sektor-sektor termasuk penerbangan. Ini hal yang sudah kita antisipasi. Hasilnya belum bisa saya kasih tahu, tapi Garuda salah satunya yang sedang kita fokuskan," katanya.

Adapun kinerja BUMN lain, dia mengaku belum terlalu khawatir. Termasuk perusahaan yang banyak mendapat tugas dari pemerintah untuk menunjang kegiatan di masyarakat.

"Untuk yang lainnya kan rata-rata utang bank. Kalau bank pasti berproses, berputar saja. Yang lainnya cukup aman. Kalau ada hubungannya dengan pemerintah, seperti PLN atau yang bersubsidi-subsidi itu bukan termasuk utang, hanya masalah cashflow," tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menteri BUMN Sambangi...
Menteri BUMN Sambangi Posko Masak Satgas COVID-19 BUMN
Kemenkes Umumkan Covid-19...
Kemenkes Umumkan Covid-19 Varian Baru Masuk Indonesia
Menteri Erick Paparkan...
Menteri Erick Paparkan Peran BUMN Dalam Penanganan Wabah Corona
TelkomGroup Serahkan...
TelkomGroup Serahkan 44 Ventilator kepada Yayasan BUMN Untuk Indonesia
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Kasus Covid-19 Meningkat,...
Kasus Covid-19 Meningkat, Indonesia Disebut Jadi Episentrum Baru Virus Corona
Berita Terkini
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
24 menit yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
1 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
2 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
2 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
2 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
13 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved