alexametrics

BI Tegaskan Kebutuhan Bahan Pokok Cukup dan Inflasi Terjaga

loading...
A+ A-
JAKARTA - Di tengah wabah virus corona dan pembatasan aktivitas sosial (social distancing) masyarakat, Bank Indonesia menegaskan bahwa kebutuhan bahan pokok cukup.

Selain itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjyo memprediksi inflasi bulan Maret ini akan terjaga rendah di level 0,11% (month to month), atau setara dengan 2,98% untuk tahun kalender 2020.

"Untuk inflasi berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu pertama hingga ketiga Maret terjaga rendah, sehingga diprediksi sepanjang Maret 0,11% atau secara tahunan 2,98%, jadi terjaga rendah. Hal ini membuktikan ketersediaan pasokan bahan makanan cukup," kata Perry dalam teleconference, Selasa (24/3/2020).



Menurut Perry, perkiraan inflasi yang terjaga dan ketersediaan bahan pokok ini berkat kerjasama pemerintah, baik pusat maupun daerah yang terus berusaha bersama-sama menyediakan kebutuhan bahan makanan sehingga harga-harga tetap terkendali.

Dia menambahkan BI akan terus berkoordinasi dalam melakukan langkah tersebut bersama KSSK. Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan OJK untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.

"Serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," jelasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top