alexametrics

Pendapatan Ojol Turun, Manajemen Gojek Donasikan 25% Gaji

loading...
A+ A-
JAKARTA - Nasib malang sedang dialami para pengemudi ojek online (ojol). Wabah virus corona telah menyulitkan mereka mendapat penghasilan yang memadai. Menyadari hal itu, manajemen Gojek melakukan kebijakan bantuan untuk mendukung mitra pengemudi, merchant dan mitra lainnya.

"Dana bantuan ini dimaksudkan untuk mendukung stabilitas keuangan mitra pengemudi sambil mereka menunggu situasi kembali kondusif," kata Head of Regional Corporate Affairs Gojek Mulawarman kepada SINDOnews, Selasa (31/3/2020).

Dana bantuan untuk mitra Gojek ini akan dikelola oleh yayasan yang baru dibentuk, yaitu Yayasan Anak Bangsa Bisa. Yayasan ini berencana untuk bekerja dengan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah, komunitas sosial dan perkumpulan mitra pengemudi untuk menentukan cara terbaik dalam penyaluran dana bantuan.



"Prioritas utamanya mendukung stabilitas keuangan mitra pengemudi dan mitra lainnya di tengah periode ketidakpastian ini," kata Mulawarman.

Pendanaan untuk mitra gojek ini diambil dari beberapa sektor. Pertama, Co-CEO dan jajaran manajemen senior Gojek akan mendonasikan 25% dari gaji tahunan mereka selama 12 bulan kedepan.

Kedua, anggaran kenaikan gaji tahunan seluruh karyawan Gojek akan dialihkan untuk dana bantuan ini. Terakhir, akan menggalang pihak lain juga untuk memberikan donasi, terutama para partner korporat Gojek.

Manajemen Gojek juga mengimbau kepada mitranya untuk menjaga kesehatan. Sebagai langkah antisipasi, Gojek memberikan masker, hand sanitizer, vitamin dan desinfektan. Tak hanya itu, Gojek juga telah meluncurkan layanan tanpa kontak atau sistem contactless delivery.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top