alexametrics

Sri Mulyani Sebut Semua Negara Kekurangan APD

loading...
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengemukakan bahwa pasokan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di Indonesia kian menepis. Bahkan, Sri Mulyani mengatakan APD dari Korea Selatan yang diberikan kepada Indonesia akan habis dalam waktu dua minggu kedepan

"Bahan baku dari Korea akan habis dalam dua minggu kedepan untuk alat pelindung diri. Karena kita ketahui, semua negara saat ini memang membutuhkan APD dan kebutuhan APD telah meningkat," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Senin (6/4/2020).

Untuk menyiasatinya, kata dia, pemerintah meminta pelaku industri dalam negeri terus meningkatkan produksi APD. Hal ini dilakukan agar menekan penyebaran virus corona, sebab masa puncak pandemi virus corona di Indonesia, diperkirakan berlangsung pada Mei dan Juni mendatang.



"Mei dan Juni diperkirakan merupakan puncak dari pandemi virus corona (di Indonesia). Oleh karena itu, kita meminta agar pelaku industri membuat APD dan ventilator karena semua negara saat ini kekurangan," jelasnya.

Sri Mulyani menambahkan, saat ini bahan baku APD dan ventilator menjadi rebutan seluruh dunia. Apalagi beberapa negara di dunia yang memproduksi ventilator dan APD telah melarang melakukan ekspor alat tersebut.

"Seperti di Amerika Serikat, mereka sudah memutuskan tidak boleh mengekspor ventilator. Padahal banyak negara sudah pesan. Alat kesehatan sekarang booming, luar biasa permintaannya," jelasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top