KPPI diminta usut kerugian PT Citra Tubindo Tbk

Jum'at, 20 Januari 2012 - 18:48 WIB
KPPI diminta usut kerugian...
KPPI diminta usut kerugian PT Citra Tubindo Tbk
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Produsen Pipa Pemboran Minyak dan Gas Bumi Indonesia (Apropipe) meminta Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) untuk menyelidiki dan mengusut tuntas kerugian yang diderita PT Citra Tubindo Tbk akibat kenaikan impor barang.

"Kerugian tersebut terkait lonjakan jumlah impor casing dan tubing jadi dengan yield strength lebih dari 75.000 Psi dengan nomor Harmonized System (HS) 7304.29.00.90," kata Ketua KPPI Halida Miljani, Jumat (20/1/2012).

Permohonan dari Apropipe atas nama Citra Tubindo sendiri disampaikan pada 30 Desember 2011 lalu. "Namun baru mulai hari ini KPPI akan melakukan penyelidikan atas dugaan kerugian serius yang dialami oleh Citra Tubindo," jelasnya.

Halida menambahkan bahwa pihaknya telah meneliti permohonan tersebut dan memperoleh informasi adanya lonjakan jumlah impor barang dimaksud. Serta informasi awal mengenai beberapa hal terkait dengan faktor yang menyebabkan kerugian sebagaimana dinyatakan oleh pemohon.

Untuk itu Apropipe meminta pemerintah mengenakan tindakan pengamanan perdagangan (safeguards measures) atas impor barang tersebut. Apropipe menyatakan bahwa yang bersangkutan telah mengalami kerugian akibat kenaikan impor barang.

Terkait hal tersebut, KPPI memberikan kesempatan kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk menyampaikan tanggapan tertulis terkait permohonan pengenaan Tindakan Pengamanan Perdagangan oleh Apropipe ini ke KPPI yang beralamatkan di kantor Kementerian Perdagangan. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
30 menit yang lalu
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
1 jam yang lalu
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
11 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
11 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
11 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
12 jam yang lalu
Infografis
Kerugian Finansial yang...
Kerugian Finansial yang Dialami Israel Akibat Kebakaran Dahsyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved