Lewat konten lokal, Coffee Toffee capai 113 gerai

Rabu, 25 Januari 2012 - 06:08 WIB
Lewat konten lokal,...
Lewat konten lokal, Coffee Toffee capai 113 gerai
A A A
Sindonews.com - Lewat konsep menonjolkan konten lokal untuk semua bahan baku yang dipakai, Coffee Toffee sukses mengembangkan cabangnya yang mencapai 113 gerai yang tersebar di kota-kota di seluruh Indonesia.

"Salah satu hal yang kita tonjolkan, dari sekian banyak coffee shop yang ada di Indonesia baik dari luar ataupun pemain lokal. Dengan bangga kita adalah satu-satunya coffee shop yang dengan lantang suarakan kopi Indonesia," ungkap Managing Director, Coffee Toffee Odi Anindito di Jakarta.

Dia menambahkan Coffee Toffee juga mencanangkan gerakan yang disebut dengan "Yes I drink Indonesian cofee" yang merupakan kampanye dari gerakan nasional untuk bangga terhadap kopi Indonesia dan bukan suatu gerakan bisnis tertentu.

"Sebelumnya kita juga ada 'go lokal of the way' yang maksudnya menggunakan produk lokal semaksimal mungkin," ungkapnya.

Terkait penggunaan produk lokal, Odi juga menjelaskan kekuatan produknya terletak pada penggunaan biji kopi terbaik di Indonesia, dari mulai Bali, Toraja, Jawa Timur, Gayo dan Lintong. "Jenis kopi yang diandalkan adalah kopi nusantara yang di dalamnya adalah kopi arabika grade tanpa campuran apapun. Dan ada fapebland untuk nuansa dinginnya," tambahnya.

Usaha yang dimulai sejak 2006, yang masih berbentuk gerobak kecil di pinggir jalan. Bahkan sempat mengalami kebangkrutan pada tahun 2008. "Setelah itu kita bangkit lagi dan kita rubah semua kosep dan strategi, penjualan ditingkatkan dan riset semua menu yang kita tawarkan lalu memperbaiki diri," tambahnya.

Kini terbukti lewat kerja keras dan manajemen yang baik, Coffee Toffee pada 2012 ini mampu mengembangkan ekspansinya dengan lebih fokus pada pengembangan brand gerai dengan pola kemitraan ataupun frandchise.

"Ekspansi yang akan dilakukan adalah penambahan gerai milik perusahaan. Kita targetkan sekitar 10 untuk menambah gerai milik kita sendiri. Di Surabaya, Malang, Jakarta Selatan dan Bogor. Dengan Mandiri mungkin lebih mempercepat dari 10 menjadi 20," tandasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved