Presiden desak tripartit selesaikan kisruh UMR buruh

Rabu, 01 Februari 2012 - 18:14 WIB
Presiden desak tripartit...
Presiden desak tripartit selesaikan kisruh UMR buruh
A A A
Sindonews.com - Pemerintah akan terus memantau pertemuan tripartit antara Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), pemerintah dan buruh terkait penetapan upah minimum regional (UMR).

"Kami akan terus mengikuti dengan serius dan sungguh-sungguh," ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam konferensi pers di halaman tengah Istana Negara Jakarta, Rabu (1/2/2012).

Presiden meminta semua pihak pejabat terkait terutama tripartit bekerja dengan sungguh-sungguh sehingga masalah bisa diatasi dengan baik. Pemerintah juga menegaskan khususnya kepada Pemerintah Daerah kabupaten dan kota untuk segera menyelesaikan persoalan UMR tersebut secara tuntas.

"Tapi ingat, kalau pemerintah di kabupaten dan kota tidak diselesaikan, maka masalahnya akan berkembang kemana-mana. Akan bersalah dan berdosa jika kabupaten dan kota tidak bisa menyelesaikan dan merugikan yang lain," paparnya.

Selain itu, sambung Presiden dengan perkembangan perekonomian saat ini, hendaknya memfokuskan pada keadilan dan peningkatan kesejahteraan para buruh.

"Marilah kita lebih menghadirkan keadilan termasuk peningkatan kesejahteraan saudara-saudara kita para pekerja dalam batas kemampuan dunia usaha yang ada," tuturnya.

Presiden mengatakan sejak awal dirinya mengamati perkembangan terkait gerakan demonstrasi dan tuntutan para buruh yang menutup Tol Cawang-Bekasi beberapa hari lalu.

"Saya mengamati akhir-akhir ini permasalahan yang berkaitan dengan tenaga kerja atau perburuhan kembali mengemuka. Situasi di lapangan yang telah mengganggu kepentingan umum, kepentingan masyarakat luas," kata Presiden. (ank)

()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
8 Dubes Baru Dilantik...
8 Dubes Baru Dilantik Presiden Prabowo Subianto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved