JK dukung penolakan sayur impor masuk Jatim

Kamis, 02 Februari 2012 - 11:42 WIB
JK dukung penolakan...
JK dukung penolakan sayur impor masuk Jatim
A A A


Sindonews.com – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mendukung keberanian Gubernur Jatim Soekarwo yang melarang masuknya sayur mayur impor melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Kebijakan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam melindungi para petani hortikultura. Menurut JK, masuknya sayur mayur impor melalui pintu Pelabuhan Tanjung Perak diyakini akan mematikan petani hortikultura di Jatim. Apalagi jumlah petani hortikultura di Jatim jumlahnya cukup banyak.

”Ini bukan masalah menolak atau mendukung kebijakan pemerintah. Tapi upaya melindungi petani dari masuknya barang impor adalah tindakan yang tepat,” kata JK seusai menjadi pembicara di Seminar Nasional dalam rangka Milad ke 2 Ponpes Bayt Al-Hikmah, Kota Pasuruan, Rabu 1 Februari 2012.

JK yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini menegaskan, globalisasi dan perdagangan bebas ini memang menjadi masalah tersendiri bagi potensi ekonomi di dalam negeri. Namun upaya untuk melindungi produk dalam negeri harus tetap dilakukan.

”Mestinya kita mampu. Itu masalah gampang kok. Kita punya bibit yang bagus. Karena itu mestinya kita tingkatkan potensi pertanian dalam negeri dulu,” tandas JK.

JK juga menyayangkan kebijakan Menteri Pertanian yang membuka kran impor hortikultura. Karena hal ini berpotensi mengancam dan mematikan produk lokal.

”Pemerintah harus mengkaji ulang kebijakan tersebut dan serius melakukan pengembangan potensi pertanian Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf menyatakan, kebijakan Gubernur Soekarwo itu hanya sebatas pada penolakan Jatim sebagai pintu masuk impor sayur mayur. Pihaknya meminta agar pemerintah pusat segera meninjau ulang kebijakan tersebut.

”Kita tidak ingin dijadikan sebagai pintu masuk sayur mayur impor dari luar negeri,” tambah pejabat yang biasa dipanggi Gus Ipul ini. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
47 menit yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
58 menit yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
59 menit yang lalu
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
2 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved