LPS buka penawaran eks-Century sampai bulan Mei

Kamis, 02 Februari 2012 - 17:05 WIB
LPS buka penawaran eks-Century...
LPS buka penawaran eks-Century sampai bulan Mei
A A A
Sindonews.com - Meskipun masa penawaran Bank Mutiara atau yang dulu lebih dikenal dengan Bank Century baru berakhir Mei mendatang, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengatakan hingga saat ini telah ada lima investor yang berminat membeli Bank Mutiara.

Ketua Dewan Komisioner LPS C Heru Budiargo menyebut kelima investor tersebut berasal dari dalam negeri dan luar negeri. Namun, Heru menyebut investor ini belum menyatakan minatnya secara resmi kepada LPS.

"Ada dari Korea, lokal juga ada, tetapi mereka masih calon peminat. Belum menyatakan secara formal minatnya," ungkap Heru di kantornya di Kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis (2/2/2012).

Sebagai informasi, LPS kembali membuka penjualan saham Bank Mutiara tahap dua pada 1 Februari lalu. Investor yang merasa berminat bisa langsung menyampaikan minat mereka sebelum Mei 2012. Demi mencari investor ini, LPS juga melakukan roadshow ke beberapa negara seperti Eropa, Asia, dan Timur Tengah.

"Sebenarnya investor Indonesia sendiri juga banyak yang tertarik berbisnis di bidang perbankan. Dalam negeri kita juga akan lakukan (roadshow). Kita akan temukan bussinessman yang besar-besar," tambahnya.

Lebih lanjut, Heru menjelaskan harga penjualan Bank Mutiara ini masih akan mengacu pada UU yaitu sebesar Rp6,7 triliun karena telah diatur sesuai harga PMS (penempatan modal sementara).

"Kita tidak bisa kurang dari itu, kalau belum laku bisa diperpanjang setahun lagi selama lima tahun," jelas dia.

Namun setelah lima tahun, LPS boleh menjual bank tersebut dengan mengabaikan harga PMS tersebut. "Berapa penawaran terbaik atau tertinggi, tetapi saya harus optimistis bisa terjual," pungkasnya.

Kepada para investor yang berminat ingin membeli, Kepala Eksekutif LPS Firdaus Djaelani mengatakan pada Mei 2012 mendatang, investor bisa mengirimkan surat yang menyatakan minatnya untuk membeli eks Bank Century tersebut.

"Kita kasih mereka waktu tiga bulan untuk mempelajari, dari 1 Februari yang telah kita lakukan pengumuman penjualan saham tahap 2," ungkap Firdaus.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk penawaran ini, akan dilakukan pada Juni, dan uji tuntas akan dilakukan pada Juli 2012 mendatang.

"Penawaran akhir di September sampai Oktober, kalau semua berjalan lancar pada November kita bisa sudah lepas bank ini," tandasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
10 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
35 menit yang lalu
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
59 menit yang lalu
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
1 jam yang lalu
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
1 jam yang lalu
Prabowo Panggil Chatib...
Prabowo Panggil Chatib Basri ke Istana, Ada Apa?
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved