Waralaba lokal fight saingi brand asing

Kamis, 23 Februari 2012 - 21:05 WIB
Waralaba lokal fight...
Waralaba lokal fight saingi brand asing
A A A
Sindonews.com - Semakin gencarnya serbuan waralaba asing ke Indonesia cukup mengkhawatirkan waralaba lokal. Kendati demikian, kemajuan pesat dari jaringan waralaba lokal diyakini membuat pengusaha waralaba dalam negeri mampu bertahan.

"Kita tidak kalah dengan brand-brand asing. Kita harus fight dan melawan, mau tidak mau. Buktinya kita lebih survive dari jumlah outlet. Dimana retail lokal sudah mempunyai jaringan yang sudah di-franchise kan kira-kira tidak kurang dari 13.500 outlet," kata Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta di Jakarta, Kamis (22/2/2012).

Dia menjelaskan, pertumbuhan sektor ritel saat ini memang sangat pesat. Misalnya dari minimarket berkembang menjadi kafe dan pusat hiburan atau sebaliknya. Menurut Tatum, waralaba asing dan lokal itu pasti beda brand.

Mereka memiliki pangsa pasar masing-masing. "Mungkin waralaba asing ada makanannya, waralaba dalam negeri juga ada makanan meskipun berbeda rasanya, taste-nya," tuturnya. Ketika masyarakat lebih banyak memilih ke asing, kata dia, itu karena tempat dan mungkin juga karena faktor gengsi.

"Ini memang perkembangan marketing yang disesuaikan dengan selera konsumen dan Indonesia mesti belajar hingga produk-produk lokal harus disesuaikan, khususnya makanan. Hanya bagaimana cara mengelolanya secara profesional dan disesuaikan dengan cara penyajiannya yang cepat," terangnya.

Waralaba asing bergerak di wilayah-wilayah tertentu dengan produk yang spesifik untuk segmen tertentu. "Mau tak mau harus fight, bersaing secara sehat, dengan dukungan dari pemerintah pastinya," ungkap dia.

Menurutnya, pemerintah harus bertindak adil karena harus menjaga kredibilitas mereka di mata internasional yang sudah sama-sama bekerja sama dengan negara lain. Saat ini perbandingan waralaba asing yang masuk ke Indonesia dengan waralaba Indonesia keluar dari jumlahnya untuk ritel kelas minimarket sudah ada tiga sampai empat brand yang sudah masuk ke Indonesia.

"Brand lokal juga saat ini menguat seperti Alfamart, Indomaret, Yomart yang merupakan aset negara yang mesti dijaga," beber dia. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
8 jam yang lalu
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
8 jam yang lalu
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
10 jam yang lalu
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
13 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
16 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
16 jam yang lalu
Infografis
Dewan Penasihat Danantara...
Dewan Penasihat Danantara Diisi Tokoh Asing, Ada Mantan PM Thailand
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved