Cuaca buruk, nelayan diberi bantuan beras

Jum'at, 24 Februari 2012 - 21:12 WIB
Cuaca buruk, nelayan...
Cuaca buruk, nelayan diberi bantuan beras
A A A
Sindonews.com - Usaha pemerintah untuk membantu para nelayan melalui Kementerian Perikanan dan Kelautan berupa pembagian sembako dalam waktu dekat akan segera terealisasi. Bantuan yang ditujukan bagi nelayan yang tidak dapat melaut karena cuaca ekstrem ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban para nelayan.

"Bantuan beras untuk para nelayan yang tidak bisa melaut akibat cuaca ekstrem akan diberikan sekitar 5 Kg per Kepala Keluarga (KK), tetapi nantinya akan dipilah menurut hasil verifikasi dimana keluarga yang mempunyai anggota keluarga banyak akan ditambah jumlah bantuannya," ucap Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Pasuruan, Yoyok Heri Sucipto, Jum'at (24/2/2012).

Dia juga menerangkan bahwa minggu depan akan dilakukan rapat koordinasi antara Dinsosnakertrans, Badan penanggulangan Bencana Daerah serta Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pasuruan guna menentukan jumlah bantuan serta memetakan wilayah dimana yang nelayannya tidak bisa melaut akibat cuaca ekstrem.

"Hal ini perlu dilakukan agar bantuan tersebut tepat sasaran. Diperkirakan awal bulan maret bantuan tersebut dapat dibagikan kepada para nelayan," tambahnya.

Untuk saat ini dirinya mengatakan pihaknya baru menerima data sekitar 2563 KK dari kecamatan Lekok, yang merupakan daerah pesisir berpenduduk mayoritas nelayan. Dinsosnakertrans sendiri masih menunggu data nelayan yang saat ini sedang dilakukan pendataannya oleh dinas perikanan dan kelautan kabupaten Pasuruan.

"Guna mencukupi bantuan bagi para nelayan ini, kami masih mempunyai stok atau cadangan beras sebanyak 70 ton. Stok beras tersebut merupakan cadangan beras untuk penanggulangan bencana dari 100 ton yang disiapkan di awal tahun ini. Sebanyak 30 ton telah digunakan untuk membantu korban banjir 2 bulan ini," ucapnya.

Yoyok juga menambahkan, diperkirakan nantinya sekitar 40 hingga 50 ton beras yang akan terserap untuk diberikan kepada nelayan yang akan menerima bantuan. "Bila nantinya cadangan beras untuk penanggulangan bencana menipis, maka Dinsosnakertrans akan segera mengajukan permintaan kepada pemerintah pusat," tandasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
14 menit yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
22 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
2 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
3 Produsen Oplos 5 Merek...
3 Produsen Oplos 5 Merek Beras Premium, Ini Nama-namanya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved