Mobil Esemka dibongkar total

Sabtu, 03 Maret 2012 - 19:03 WIB
Mobil Esemka dibongkar...
Mobil Esemka dibongkar total
A A A
Sindonews.com - Setelah gagal lulus dalam uji emisi, upaya menyempurnakan performa mobil Esemka dilakukan. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh di tiap bagian mobil dengan mengerahkan tim teknisi dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) Sulistyo Rabono mengatakan pembenahan mobil Esemka perlu direncanakan matang, yakni oleh seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat di dalamnya. Perusahaan pemegang merek mobil rakitan pelajar sekolah menengah kejuruan ini telah memetakan perlakuan terhadap mobil.

Melalui tangan-tangan para teknisi, prototipe mobil Esemka bakal dibongkar total untuk bisa mengetahui letak penyebab produksi gas buang berlebih.

“Hari ini masih menyusun rencana. Tapi yang pasti pembongkaran total dilakukan untuk tim bisa mengevaluasi satu demi satu. Dari situ akan diketahui permasalahannya,” ujar Sulistyo di Teaching Factory Solo Technopark (STP) kawasan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (3/3/2012).

Sebelum dibongkar, perlakuan terhadap mobil Esemka akan dituangkan dalam gambar. Dari sini tim teknisi bisa mengetahui langkah-langkah yang akan ditempuh pada saat mobil dibongkar Senin mendatang. Mereka yang ditunjuk sebagai tim teknisi berasal dari Solo, luar kota dan BPPT.

“Dari Solo adalah guru SMK dan dosen. Kalau dari luar kota ada di Cikarang, yakni seniman-seniman mesin yang sangat handal. Sedangkan BPPT sangat kita butuhkan mengingat peralatan yang dimiliki sangatlah komplet,” lanjutnya.

Sulistyo memastikan mobil Esemka tidak mengalami masalah serius yang menimbulkan produksi gas buang melebihi ambang batas. Selain mengevaluasi di bidang mesin, tim juga melihat kemungkinan adanya error pada bagian konstruksi kendaraan yang menyebabkan performa mobil kurang maksimal.

Pembenahan ini meliputi pula lampu depan mobil yang kurang terang. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, tim membutuhkan waktu tak sampai dua pekan.

“Saya yakin hanya masalah-masalah minor saja. Nanti dibongkar total. Setelah itu dilihat mulai sisi transmisi, bearing di sisi pembakaran, dapur PAC dan sistem ECU. Kurang dari dua pekan selesai,” jelasnya bersemangat. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
1 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
1 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
2 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
4 Jenis Mobil yang Dikenai...
4 Jenis Mobil yang Dikenai Pungutan PPN 12% di 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved