Pertamina siap atur distribusi solar di Balikpapan

Jum'at, 09 Maret 2012 - 20:49 WIB
Pertamina siap atur...
Pertamina siap atur distribusi solar di Balikpapan
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina Kalimantan unit pemasaran setuju terhadap rencana pemerintah kota (pemkot) Balikpapan untuk mengatur distribusi solar bagi kendaraan truk besar di SPBU luar kota. Hal ini karena antrean kendaraan besar di SPBU dalam kota, kerap menimbulkan kemacetan.

"Nantinya kita akan coba layani kendaraan besar untuk solar di KM 38, 14, 9, dan 4,5 jalan Soekarno Hatta poros Balikpapan-Samarinda. Sedangkan untuk SBPU dalam kota hanya untuk kendaraan roda empat. Ini akan kita sampaikan ke pemkot," ujar Manager eksternal Upms Pertamina Kalimantan Bambang Irianto, Jumat (9/3/2012).

Pengaturan SPBU yang menjual solar bersubsidi bagi kendaraan truk besar atau roda empat lebih akan dilayani fokus pada di luar kota. Untuk menghindari terjadinya antrean, SPBU yang melayani solar akan dibuka secara serentak.

"Sulit memang mengaturnya, karena di sini kalau kita buka jam 8 pagi mereka jam 6 bahkan jam 5 subuh sudah antre bahkan tinggalkan kendaraannya. Jadi kita akan coba buka serentak untuk menghindari terjadinya antrean panjang di jalur luar kota nantinya," jelasnya.

Pengalihan distribusi ini, kata Bambang, tidak menambah jatah kuota solar subsidi karena jatah solar di SPBU dalam kota akan dikurangi untuk dialihkan ke SPBU luar kota.

"Seperti SBPU km 14, awalnya jual solar nonsubsidi tapi karena enggak ada yang beli akhirnya tidak buka lagi untuk solar. Tapi sekarang kita akan buka kembali yang subsidi. Ya solarnya bisa kita ambil dari jatah 20 KL di salah satu SPBU yang ada di dalam kota," terangnya kepada pers.

Kuota penggunaan solar di Kaltim pada Desember 2011 lalu yakni 23.091 kl, sedangkan realisasinya 23.616 kl. Untuk penggunaan premium pada periode sama yakni kuota sebesar 51.683 Kl sedangkan realisasi penggunaan sebanyak 52.745 kl.

"Kuota Desember 2011 itu kita jadikan patokan kuota untuk Januari-Februari 2012 ini karena pemerintah belum tentukan batas kuota untuk 2012 ini. Mungkin karena mau naik BBM jadi kuota belum ditentukan," ujarnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
4 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
5 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
5 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
5 jam yang lalu
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
6 jam yang lalu
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
6 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved