Rumah FLPP sulit terealisasi di Sulsel

Selasa, 13 Maret 2012 - 07:00 WIB
Rumah FLPP sulit terealisasi...
Rumah FLPP sulit terealisasi di Sulsel
A A A


Sindonews.com - Pengusaha pengembang perumahan yang tergabung dalam Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan (Sulsel) pesimis, kredit kepemilikan rumah dengan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (KPR FLPP) dapat terealisasi di tahun 2012 ini.

Ada sejumlah kendala yang dihadapi anggota REI Sulsel. Seperti, harga tanah dan biaya bahan bangunan yang setiap tahunnya bergerak naik. Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI Sulsel, Raimond Arfandi kemarin menyebutkan, harga rumah FLPP adalah Rp70 juta.

Sedangkan biaya produksi rumah, khususnya tipe 36 yang dibiayai FLPP sebesar Rp80 juta hingga Rp100 juta. "Dari komponen produksi saja, sulit merealisasikan program FLPP di tahun ini. Biaya produksi mahal, sedangkan harga jual murah," ucapnya.

Raimond mengatakan, secara umum target produksi rumah yang akan dibangun REI Sulsel di tahun ini, sebanyak 15.000 unit. Khusus rumah FLPP, sebanyak 5.000 unit. "Untuk menyiasatinya, pengembang akan menggunakan dana komersil," sebutnya.

Namun konsekwensinya menurut dia, harga rumah tersebut tidak lagi mengikut FLPP. Namun akan dijual dengan harga komersil juga. "Kami tetap jalan, hanya bunga kredit dan harganya komersil. Bukan bunga FLPP lagi," jelasnya.

Sementara itu Chief Executive Officer (CEO) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Wilayah Makassar Edhi Chrystanto kemarin menyebutkan secara nasional disiapkan dana sebanyak Rp1,5 triliun untuk program FLPP. “Namun untuk jatah Sulsel belum ada,” katanya.

Alasannya, pihaknya masih melakukan penghitungan antara biaya produksi rumah dengan harga jualnya. “Memang sulit, harga rumah Rp70 juta, sedangkan biaya produksi lebih tinggi,” sebutnya.

Komponen yang cukup besar harus dikeluarkan dalam satu produksi rumah adalah harga tanah serta kenaikan bahan bangunan. “Tahu sendiri kan, harga tanah di Makassar mahal. Makanya kami sedang membuat hitungannya,” katanya.

Dia mengatakan, hingga saat ini Bank Mandiri masih belum melayani kredit rumah dengan menggunakan FLPP. “Tapi tetap kami minta jatah ke kantor pusat untuk rumah program FLPP di Sulsel,” jelasnya.

Edhy berjanji dalam waktu dekat jatah rumah FLPP yang akan dibiayai oleh bank pelat merah ini, akan keluar. “Waktunya belum bisa kami pastikan. Namun diupayakan secepatnya,” ucapnya.

Sesuai aturan pemerintah, rumah jenis FLPP adalah tipe 36 dengan harga jual Rp70 juta. “Sedangkan suku bunga yang ditawarkan untuk rumah jenis ini adalah 7,25%,” pungkasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
6 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved