Menkeu pertimbangkan laporan ICW terkait DK OJK
Senin, 12 Maret 2012 - 21:19 WIB
Menkeu pertimbangkan laporan ICW terkait DK OJK
A
A
A
Sindonews.com - Terkait dengan informasi dari Indonesia Corruption Watch (ICW) tentang 20 nama calon Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bermasalah, Menteri Keuangan sekaligus ketua Panitia Seleksi (pansel) DK OJK, Agus Martowardojo belum ingin berkomentar terlalu banyak. Dia juga menginginkan masukan dari siapa saja tentang calon DK OJK.
"Saya tidak bisa bicara, tetapi unsur informasi dari regulator, dari masyarakat, industri dan dari pihak sumber informasi manapun sudah diperoleh," kata Agus seusai melaksanakan rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI di Senayan, Jakarta, Senin (12/3/2012).
Mengenai Laporan dari ICW tersebut, Agus berjanji akan mempertimbangkan hal tersebut jika itu benar terjadi. "Pasti. Jadi saya justru mengatakan tolong diundang saya, karena malah masukan itu kadang-kadang tercampur antara masukan positif dengan masukan negatif. Sehingga yang paling utama adalah masukan negatif terutama terkait dengan intergritas, karakter tentang calon itu," jelasnya.
Agus sangat mengharapkan kepada semua pihak, agar dapat terus memberikan informasi terkait dengan hal tersebut. Menurutnya, Informasi tersebut sangat berharga dan bagus untuk menjaga integitas OJK kedepannya.
"Saya intinya, sangat mengundang masukan dari masyarakat, apalagi kalau terkait dengan intergritas, jadi mohon untuk beri masukan, semua instansi memiliki rasa dan kalau ada informasi yang disampaikan juga sertakan sumber informasinya dan siapa yang memberikan masukannya. Rahasia informasi tentu akan diberlakukan tapi kita butuh informasi dan didukung oleh fakta," pungkas Agus. (ank)
"Saya tidak bisa bicara, tetapi unsur informasi dari regulator, dari masyarakat, industri dan dari pihak sumber informasi manapun sudah diperoleh," kata Agus seusai melaksanakan rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI di Senayan, Jakarta, Senin (12/3/2012).
Mengenai Laporan dari ICW tersebut, Agus berjanji akan mempertimbangkan hal tersebut jika itu benar terjadi. "Pasti. Jadi saya justru mengatakan tolong diundang saya, karena malah masukan itu kadang-kadang tercampur antara masukan positif dengan masukan negatif. Sehingga yang paling utama adalah masukan negatif terutama terkait dengan intergritas, karakter tentang calon itu," jelasnya.
Agus sangat mengharapkan kepada semua pihak, agar dapat terus memberikan informasi terkait dengan hal tersebut. Menurutnya, Informasi tersebut sangat berharga dan bagus untuk menjaga integitas OJK kedepannya.
"Saya intinya, sangat mengundang masukan dari masyarakat, apalagi kalau terkait dengan intergritas, jadi mohon untuk beri masukan, semua instansi memiliki rasa dan kalau ada informasi yang disampaikan juga sertakan sumber informasinya dan siapa yang memberikan masukannya. Rahasia informasi tentu akan diberlakukan tapi kita butuh informasi dan didukung oleh fakta," pungkas Agus. (ank)
()