UPS beli TNT Express USD6,77 M

Selasa, 20 Maret 2012 - 10:57 WIB
UPS beli TNT Express...
UPS beli TNT Express USD6,77 M
A A A
Sindonews.com – Perusahaan jasa pengiriman United Parcel Service (UPS) telah mencapai kesepakatan untuk membeli saham rivalnya, TNT Express NV, senilai 5,6 miliar euro (USD6,77 miliar) atau sekitar Rp62 triliun.

Menurut UPS dan TNT dalam pernyataan bersamanya kemarin, transaksi tersebut akan menjadikan kedua perusahaan jasa pengiriman itu semakin dominan di Eropa dengan nilai pasar lebih dari 45 miliar euro per tahun. “Kesepakatan ini akan membuat perubahan dan jaringan global yang lebih terintegrasi,” kata kedua perusahaan itu seperti dikutip AFP kemarin.

Dalam transaksi tersebut, UPS akan membayar 9,50 euro per saham TNT.Angka tersebut di atas harga bulan lalu yang hanya 9 euro. Keputusan tersebut, menurut AFP, didukung eksekutif dan dewan pengawas TNT Express sekaligus merekomendasikan penawaran sahamnya. Bulan lalu TNT Express menyatakan telah menolak tawaran akuisisi senilai USD6,4 miliar dari perusahaan Amerika Serikat (AS).

TNT Express beroperasi di 200 negara dan memiliki 83 ribu pekerja. Sementara, UPS mempekerjakan 400 ribu karyawan. Pemegang saham terbesar TNT, PostNL NV, menyatakan telah sepakat menjual 29,8 persen saham di TNT berdasarkan rekomendasi eksekutifnya. Menurut TNT, gabungan perusahaan UPS dengan TNT akan mengubah kapabilitas perusahaan menjadi lebih kuat.

“Saya meyakini, dengan kebersamaan ini kami akan menjadi penyedia dan pilihan utama dalam industri pengiriman,” ujar Chief Executive TNT Express Marie-Christine Lombard seperti dikutip Wall Street Journal kemarin. Sementara, Reuters melaporkan, pascaakuisisi tersebut UPS akan melebarkan sayap usahanya di Eropa terutama di Inggris, Prancis, dan Jerman. Dengan pembelian saham TNT, UPS berharap bisa memperkuat posisinya sebagai penguasa pasar di atas FedEx Corp dan DHL.

UPS sendiri saat ini memiliki kapitalisasi pasar USD75 miliar. Sebelum bergabung dengan UPS, TNT merupakan perusahaan pengiriman terbesar keempat dengan pendapatan sekitar 7,25 miliar euro pada 2012.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
4 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
5 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
7 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
8 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
9 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
11 jam yang lalu
Infografis
Alasan Sekutu NATO Menyesal...
Alasan Sekutu NATO Menyesal Beli Jet Tempur Siluman F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved