Kadin: SNI upaya meningkatkan daya saing

Selasa, 20 Maret 2012 - 12:10 WIB
Kadin: SNI upaya meningkatkan...
Kadin: SNI upaya meningkatkan daya saing
A A A
Sindonews.com - Beredarnya produk-produk kurang berkualitas dan tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) yang semakin hari makin meningkat.

Seperti diungkapkan Ketua Komite Tetap Standarisasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Abdul Aziz Pane mengenai maraknya produk yang tidak memenuhi standar.

"Penerapan SNI penting sebagai bagian dari tuntutan kebutuhan dan upaya meningkatkan daya saing, serta menekan masuknya produk-produk yang tidak berlabel SNI," ungkap Abdul saat membuka seminar SNI, di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (20/3/2012).

Di tempat yang sama, Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto mengungkapkan, implikasi standar mutu bukan terbatas pada masalah daya saing, tetapi juga berkaitan dengan masalah kesehatan dan keselamatan masyarakat.

"Saya berharap semua pihak menumbuhkan rasa tanggung jawab kemanusiaan dengan memenuhi standarisasi mutu produk bagi barang-barang yang diproduksi di dalam negeri maupun yang diimpor," terang Suryo.

Suryo menuturkan, masyarakat di negara-negara maju pada umumnya sudah mempunyai kesadaran tinggi dalam hal mutu barang-barang yang mengancam kesehatan dan keselamatan mereka.

"Upaya penerapan SNI perlu disertai dengan gerakan membudayakan kesadaran atas mutu produk di masyarakat," ungkapnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
23 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
39 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved