Telkomvision targetkan 150.000 pelanggan baru

Kamis, 22 Maret 2012 - 11:24 WIB
Telkomvision targetkan...
Telkomvision targetkan 150.000 pelanggan baru
A A A


Sindonews.com - Telkomvision Area Jabar menargetkan pertumbuhan jumlah pelanggan baru sebesar 250.000 pelanggan menjadi 350.000 pelanggan pada tahun ini.

General Manager Telkomvision Area Jabar Ricka Febriliantina menjelaskan, pangsa pasar televisi berlangganan (televisi kabel dan televisi satelit) masih terbuka lebar. Peluang tersebut akan dimanfaatkan Telkomvision dengan menyasar sekitar 150.000 pelanggan baru.

“Jabar ditarget berkontribusi 10 persen terhadap target nasional sebesar 2,5 juta pelanggan baru. Target tersebut optimistis kami penuhi,” jelas Ricka Febriliantina di Jalan Lombok, Kota Bandung, Rabu 21 Maret 2012.

Dia menyebutkan, selama periode Januari-Maret 2011, pertumbuhan pelanggan baru Telkomvision pada kisaran 10.000-20.000 per bulan. Target pertumbuhan Telkomvision tersebut didasarkan pada pertumbuhan pelanggan Telkomvision sampai dengan 800 persen dari periode 2010 ke periode 2011. Menurut dia, penetrasi terbesar Telkomvision terjadi pada tahun 2011 lalu.

Hal tersebut merangsang Telkomvision lebih agresif menyasar market televisi berbayar. Lebih lanjut Ricka menjelaskan, pelanggan Telkomvision di Jabar masih di dominasi pelanggan postpaid. Yaitu pelanggan yang menggunakan jaringan televisi satelit berlangganan.

Hal berbeda dengan komposisi pelanggan Telkomvision nasional dengan dominasi pelanggan frepaid (televisi satelit voucher) sebesar 47 persen. Sementara pelanggan postpaid mencapai 42 persen.

“Tahun ini, kami akan menggenjot pertumbuhan pelanggan di prepaiddan postpaid dengan target perusahaan, hotel, apartemen, dan masyarakat luas,” jelas dia.

Upaya tersebut optimistis tercapai dengan penambahan saluran Telkomvision dari 48 saluran menjadi 80 saluran. Telkomvision juga telah mengubah paket berlangganan dengan skema lebih hemat, namun lengkap.

Sebagai acuan, komposisi pelanggan Telkomvision nasional saat ini mencapai 1 juta pelanggan. Sebesar 44 persen pelanggan berasal dari perhotelan, 39 persen perusahaan, 6 persen apartemen, 7 persen komersial, dan sisanya pelanggan lainnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000 per Gram, Simak Rinciannya
43 menit yang lalu
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
1 jam yang lalu
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
1 jam yang lalu
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
3 jam yang lalu
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
12 jam yang lalu
IHSG Awal Juni Diprediksi...
IHSG Awal Juni Diprediksi Rawan Koreksi, Investor Cermati Data Inflasi hingga Aturan DHE SDA
14 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved