Pemanfaatan sumber daya laut belum optimal

Kamis, 05 April 2012 - 10:37 WIB
Pemanfaatan sumber daya...
Pemanfaatan sumber daya laut belum optimal
A A A
Sindonews.com – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, sumber daya kelautan dan perikanan belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, sektor kelautan dan perikanan dapat menjadi lokomotif yang bisa meningkatkan kesejahteraan nelayan, mengingat sumber daya yang tersedia cukup melimpah.

Hal itu disampaikan Heryawan di hadapan ratusan petambak pantura di Balai Pengembangan Budi Daya Air Payau dan Laut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, di Jalan Raya Cipucuk, Desa Pusaka Jaya Utara,Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, kemarin. Heryawan berharap, keseimbangan alam mampu memberikan manfaat berupa keberlangsungan pembangunan, peningkatan taraf perekonomian, dan mendorong kemajuan sebuah kawasan.

Namun, semua itu membutuhkan kerja sama semua sehingga tujuan menyejahterakan petambak akan tercapai. Untuk mencapai tujuan tersebut, Pemprov Jawa Barat tengah mengupayakan sejumlah terobosan yang melibatkan petambak dan nelayan. Terobosan itu di antaranya menggunakan teknologi yang ramah lingkungan serta kemudahan akses permodalan dan fasilitas usaha perikanan dan kelautan.

“Saya yakin dengan pengelolaan yang baik,bisa memberikan penghasilan yang optimal,” ujar Heryawan. Di bidang permodalan,Heryawan mengungkapkan ada sejumlah program yang diupayakan seperti program Pengembangan Usaha Mina Pedesaan Perikanan Budi Daya (PUMP-PB) sebesar Rp10,6 miliar, untuk 106 kelompok di 16 kabupaten/kota.

Bupati Karawang Ade Swara mengatakan selama ini yang menjadi kendala untuk mengoptimalkan pencapaian produksi terletak pada penyuluhan terhadap nelayan dan petambak. Diakui Ade, jumlah penyuluh belum sepadan dengan jumlah petambak dan nelayan yang harus didampingi.

“Penyuluh yang ada tidak seimbang jumlahnya dengan nelayan,”kata Ade. Untuk itulah, Ade memfokuskan untuk membina sumber daya manusia guna membantu nelayan dan petambak mengoptimalkan sumber daya kelautan dan perikanan yang melimpah.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
15 menit yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
35 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved