Penghematan K/L berdasarkan prioritas

Kamis, 05 April 2012 - 11:44 WIB
Penghematan K/L berdasarkan...
Penghematan K/L berdasarkan prioritas
A A A


Sindonews.com - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menekankan penghematan Kementerian/Lembaga (K/L) yang diwujudkan melalui pemotongan anggaran akan dilakukan berdasarkan prioritas. Hal tersebut dilakukan, mengingat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tidak jadi pada 1 April 2012 lalu.

"Jadi kita harus mewujudkan komitmen pemotongan anggaran dan optimalisasi penerimaan negara. Dan kalau mau dipotong itu berdasarkan prioritas, dan prioritas itu yang bisa menstimulus ekonomi," ujar Agus Marto saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (5/4/2012).

Lanjut Agus, penghematan anggaran yang direncanakan awalnya sebesar Rp22 triliun, namun yang terwujud Rp18,9 triliun. Dia mengharapkan, semua Kementerian/Lembaga dapat disiplin terhadap rencana tersebut.

"Ini juga masih ada lembaga dan kementerian yang menginginkan supaya jangan dipotong semua. Dan ini sudah dibahas bersama presiden. Penegasannya semua harus disiplin dipotong penghematan itu. Karena sekarang kan BBM bersubsidi belum naik," tandas Agus.

Sementara itu, Ekonom Aviliani mengungkapkan, pemotongan anggaran yang terjadi saat ini, masih belum sangat signifikan. Menurutnya, pemotongan bisa lebih besar dari yang ditetapkan pemerintah sebelumnya.

"Ini kelembagaan, itu masih bisa dipotong lagi, kemarin itu belum signifikan menurut saya," ungkap Aviliani kepada Sindonews di Jakarta.

Salah satu hal yang menyebabkan pemborosan menurut Aviliani adalah ketika proyek Masterplan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) akan diluncurkan. Dia mengungkapkan, Kementerian/Lembaga berondong-bondong menyertakan diri untuk mendapatkan proyek.

"Misalnya gini, ada proyek MP3EI, jadi semua Kementerian bikin MP3EI supaya dapat proyek, gila gak tuh, jadi yang kayak gitu-gitu harus diteliti dalamnya, jangan karena hanya judul saja," pungkasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
13 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
30 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
2 jam yang lalu
Infografis
6 Negara Paling Pintar...
6 Negara Paling Pintar di Dunia Berdasarkan Skor PISA
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved