PLN kaji ulang penerbitan obligasi

Kamis, 05 April 2012 - 18:09 WIB
PLN kaji ulang penerbitan...
PLN kaji ulang penerbitan obligasi
A A A
Sindonews.com = PT PLN (persero) akan melakukan pengkajian ulang sebelum merealisasikan penerbitan obligasi tahun 2012. Hal tersebut dilakukan, mengingat kinerja keuangan yang mesti diperbaiki.

"Kalau itu nanti kita hitung, kalau memang itu dana-dana yang tersedia di luar obligasi cukup, tentu kita tidak perlu obligasi tetapi kalau kurang tentu pakai obligasi, terus dlilihat dari waktu ke waktu, itu ada metodenya," ujar Direktur Utama PLN Nur Pamuji di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (5/4/2012)

Walaupun demikian, Nur Pamudji masih berkeinginan menggolkan rencana tersebut, karena demi kepentingan investasi di masa depan dengan keadaan ekonomi yang bagus, dia mengaku terus membutuhkan biaya investasi

"PLN juga tdak boleh menghentikan pelayanan berapapun kebutuhan listrik masyarakat mau tujuh persen atau delapan persen harus dilayani. Untuk bisa melayani tentu harus nambah pembangkit, tentu kita harus invstasi," lanjut dia.

Dana investasi PLN ini sendiri, diungkapkan Nur, didapat dari kas internal PLN sendiri, APBN dan pinjaman.

"Pinjaman ini untuk bisa menghutang syaratnya adalah EBI (Earning Before Interest) PLN itu harus 1,5 kali dari kewajiban PLN, itu yang disyaratkan oleh Worldbank. Kalau sampai kita kurang, itu Worlbank akan memberi warning karena bisa PLN default," tandasnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
2 jam yang lalu
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
2 jam yang lalu
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
2 jam yang lalu
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
3 jam yang lalu
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
3 jam yang lalu
Infografis
Ketua Umum PP Muhammadiyah...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta PPN 12% Dikaji Ulang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved