Mencari obat anti krisis

Sabtu, 07 April 2012 - 11:42 WIB
Mencari obat anti krisis
Mencari obat anti krisis
A A A
Sindonews.com - Deputi Bidang IV Kordinasi Industri dan Perdagangan, Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian RI Eddy Putra, menyatakan, sejauh ini Unit Mikro Kecil Menengah (UMKM) masih tergolong rendah di Indonesia. Dapat dipahami, tiga kali krisis yang dialami Indonesia, penyakit utamanya adalah UMKM atau Entrepreneur.

"Tiga kali krisis, penyakit kita itu adalah enterpreneur. Sehingga, ketika terjadi krisis, selalu panik. Kalau itu ada sebenarnya, kita akan tenang menghadapi krisis dunia," ungkap Eddy saat membuka acara Indonesia Business and Entrepreneurship Conference (IBEC) 2012 dengan tema Entrepreneur 5000: Untuk Indonesia yang Lebih Baik, di Plasa Bapindo, Jakarta, Sabtu (7/4/2012).

Ada beberapa hal, menurut Eddy, yang menghambat dunia UMKM. Salah satu yang masih sukar untuk dicarikan solusinya adalah terkait dengan pembiayaan dan pasar.

"Pembiayaan atau biasa disebut modal, memang cenderung susah sampai ke pelaku UMKM sehingga informasi, sosialisasi itu harus terus. Kemudian pasar, yang dimana untuk Indonesia dan luar negeri disana sempit, yang membuat produk selalu terkendala untuk dijual," paparnya.

Dia mencotohkan, salah satu pasar yang selama ini bagus adalah Singapura. Negara tersebut juga berperan menjual kembali produk itu. Namun, ketika terjadi krisis keuangan di Singapura maka, produk Indonesia menjadi tidak terjual.

Kemudian yang menjadi penghalang dunia kewirausahaan adalah regulasi. Pihak birokrat, menurutnya, sedang mempersiapkan cara untuk mengefesiensi gerak para pelaku bisnis.

"Terakhir adalah kapasitas dari pelaku UMKM. Manajemen yang handal dan profesionalaitas kerja harus diutamakan,"tandasnya.

Sebagai Informasi, IBEC merupakan konferensi enterpreneur yang diikuti 900 orang/pelaku umkm. Acara ini bertujuan memberikan edukasi bisnis dan investasi di Indonesia.

Dengan tema Entrepreneur 5.000 (E5000): untuk Indonesia yang Lebih Baik, dapat terwujud masyarakat entrepreneur kelas menengah berpendapatan USD5.000 pertahun. Tidak kuat hanya secara financial namun juga memiliki lima sadar, yaitu sadar finansial, sadar komunitas, sadar spiritual, sadar brand dan sadar online.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
43 menit yang lalu
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
1 jam yang lalu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
2 jam yang lalu
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
3 jam yang lalu
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
5 jam yang lalu
Infografis
Jerman Persiapkan Anak-anak...
Jerman Persiapkan Anak-anak Hadapi Krisis Perang Dunia III
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved