PT DI perluas kerja sama pengadaan komponen Airbus
Senin, 09 April 2012 - 11:07 WIB
PT DI perluas kerja sama pengadaan komponen Airbus
A
A
A
Sindonews.com - PT Dirgantara Indonesia (DI) kembali memperluas hubungan kerja sama dengan produsen pesawat terbang asal Eropa, European Aerospace Defence System (EADS). Kerjasama tersebut diarahkan pada suplai komponen Airbus serta market pesawat terbang di kawasan Asia Pasifik.
Kepala Humas PT DI Rakhendi Priatna mengatakan, PT DI berencana memperluas kerja sama bisnis dengan EADS dalam bentuk suplai bahan baku, pengelolaan pesawat Airbus, serta kerja sama saling menguntungkan untuk market pesawat terbang.
Tindak lanjut kerja sama tersebut telah ditandai dengan kedatangan CEO EADS ke kawasan industri PT DI pekan lalu. ”Kerjasama antara PT DI dengan EADS pada dasarnya telah berjalan sejak lama. Namun masih terbatas pada poin-poin tertentu saja. Makanya, saat ini, kerja sama tersebut kami intensifkan untuk hubungan bisnis yang lebih luas lagi,” ujar Rakhendi Priatna di Bandung, akhir pekan lalu.
Menurut dia, beberapa poin penting yang ingin dicapai antara PT DI dan EADS yaitu share bisnis pada produk tertentu. Salah satu fokus PT DI yaitu mendapat lisensi TOT pada pengembangan produksi maupun engineering. Upaya yang saat ini diupayakan PT DI yaitu mendapat lisensi perawatan pesawat terbang jenis Airbus di kawasan Asia Pasifik.
Menurut dia, maskapai yang menggunakan pesawat Airbus terus bertambah, termasuk maskapai yang beroperasi di Indonesia, AirAsia. Maskapai tersebut menargetkan pengoperasian Airbus untuk semua rute penerbangan. Diakui Rakhendi, apabila PT DI mendapatkan lisensi perawatan Aibus, maka core bisnis PT DI akan semakin luas.
Namun demikian, lanjut Rakhendi, beberapa poin penting yang telah berhasil disepakati antara PT DI dan EADS menunjukkan kemajuan cukup positif. Salah satunya, kesepakatan share market pesawat terbang serta commercial collaboration effort untuk kawasan tertentu, terutama Asia Pasifik.
”PT DI mendapat kepercayaan pemasaran untuk wilayah Indonesia dan Asia Pasifik untuk beberapa produk pesawat terbang dan helikopter. Seperti CN295 dan C212-400 serta produk rotary wing AS350/ 355, AS365, EC725, dan EC- 120,” tutur Rakhendi.
Selain itu, kata dia, kedua pihak menyepakati dengan menjadikan PT DI sebagai suplayer komponen airframe untuk produk Airbus. Berupa inboard leading edges untuk A380, Single Aisle Airbus Leading Edges untuk A318, 319, 320, dan 321, pengadaan fuselage dan tail boom untuk EC225 atau EC725, serta komponen bagi CN235 dan C295 dan seluruh Airframe C212-400. (ank)
Kepala Humas PT DI Rakhendi Priatna mengatakan, PT DI berencana memperluas kerja sama bisnis dengan EADS dalam bentuk suplai bahan baku, pengelolaan pesawat Airbus, serta kerja sama saling menguntungkan untuk market pesawat terbang.
Tindak lanjut kerja sama tersebut telah ditandai dengan kedatangan CEO EADS ke kawasan industri PT DI pekan lalu. ”Kerjasama antara PT DI dengan EADS pada dasarnya telah berjalan sejak lama. Namun masih terbatas pada poin-poin tertentu saja. Makanya, saat ini, kerja sama tersebut kami intensifkan untuk hubungan bisnis yang lebih luas lagi,” ujar Rakhendi Priatna di Bandung, akhir pekan lalu.
Menurut dia, beberapa poin penting yang ingin dicapai antara PT DI dan EADS yaitu share bisnis pada produk tertentu. Salah satu fokus PT DI yaitu mendapat lisensi TOT pada pengembangan produksi maupun engineering. Upaya yang saat ini diupayakan PT DI yaitu mendapat lisensi perawatan pesawat terbang jenis Airbus di kawasan Asia Pasifik.
Menurut dia, maskapai yang menggunakan pesawat Airbus terus bertambah, termasuk maskapai yang beroperasi di Indonesia, AirAsia. Maskapai tersebut menargetkan pengoperasian Airbus untuk semua rute penerbangan. Diakui Rakhendi, apabila PT DI mendapatkan lisensi perawatan Aibus, maka core bisnis PT DI akan semakin luas.
Namun demikian, lanjut Rakhendi, beberapa poin penting yang telah berhasil disepakati antara PT DI dan EADS menunjukkan kemajuan cukup positif. Salah satunya, kesepakatan share market pesawat terbang serta commercial collaboration effort untuk kawasan tertentu, terutama Asia Pasifik.
”PT DI mendapat kepercayaan pemasaran untuk wilayah Indonesia dan Asia Pasifik untuk beberapa produk pesawat terbang dan helikopter. Seperti CN295 dan C212-400 serta produk rotary wing AS350/ 355, AS365, EC725, dan EC- 120,” tutur Rakhendi.
Selain itu, kata dia, kedua pihak menyepakati dengan menjadikan PT DI sebagai suplayer komponen airframe untuk produk Airbus. Berupa inboard leading edges untuk A380, Single Aisle Airbus Leading Edges untuk A318, 319, 320, dan 321, pengadaan fuselage dan tail boom untuk EC225 atau EC725, serta komponen bagi CN235 dan C295 dan seluruh Airframe C212-400. (ank)
()