Kuota impor sapi belum akan ditambah

Kamis, 12 April 2012 - 17:23 WIB
Kuota impor sapi belum...
Kuota impor sapi belum akan ditambah
A A A
Sindonews.com – Pemerintah belum berencana memperbesar kuota impor sapi kendati banyak kalangan mengeluhkan minimnya stok sapi dalam nageri.

Menteri Pertanian RI Suswono mengatakan, kementeriannya belum berencana memperbesar kuota impor sapi. Menurut dia, stok sapi lokal dibantu kuota impor saat ini, masih mencukupi untuk memasok kebutuhan daging di dalam negeri.

“Kalau terjadi kelangkaan daging sapi dan membuat harga akan melejit, fakta di lapangan harga relatif stabil,” ujar Suswono di Bandung, Kamis (12/4/2012).

Hal tersebut ditegaskan Suswono menaggapi keluhan sejumlah pengusaha sapi, yang menyatakan stok sapi lokal menipis. Hal itu mengakibatkan kenaikan harga daging sapi lokal.

Menurut dia, penambahan kuota impor sapi hanya akan dilakukan untuk menutup kekurangan produksi sapi dalam negeri. Namun, apabila suplai daging dari dalam negeri memungkinkan, maka pihaknya akan memprioritaskan sapi lokal. Apalagi, saat ini pasokan daging sapi lokal cenderung meningkat dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kementeriannya, juga belum bisa memastikan apakah ada tambahan impor atau tidak. Untuk memutuskan menaikkan kuota impor sapi, pihaknya harus berkoodinasi dengan Kementerian Koordinator Perekonomian.

Diketahui, per Januari-Juni 2012, izin impor daging sapi diberikan untuk 20 ribu ton. Sedangkan total kuota impor daging sapi pada 2012 ditarget 34 ribu ton daging beku. Sedangkan untuk sapi bakalannya sendiri sebanyak 283 ribu ekor.

Namun demikian, kementeriannya akan segera mengevaluasi stok sapi impor dan lokal selama tiga bulan kedepan. Evaluasi tersebut untuk memastikan stabilitas komoditas tersebut di pasaran. Evaluasi akan dilakukan pada bulan ini dan diharapkan akan segera keluar keputusan untuk mengamankan daging sapi di dalam negeri.

“Bulan April ini, kita akan evaluasi semuanya. Berikut kuota impor sapi, produksi dalam negeri, kendala-kendala apa yang terjadi, dan juga penjagaan sapi betina produktif,” katanya.

Dengan evaluasi menyeluruh, diharapkan tidak ada lagi keluhan kekurangan stok daging sapi yang diikuti kenaikan harga daging sapi di tingkat konsumen.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
3 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
3 jam yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
4 jam yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
4 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
4 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
4 jam yang lalu
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved