Bank Jatim siap melantai di BEI 10 Juli
Jum'at, 20 April 2012 - 18:49 WIB
Bank Jatim siap melantai di BEI 10 Juli
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) dipastikan akan segera tercatat di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli mendatang.
Sekretaris Perusahaan Bank Jatim Revi Adiana Silawati menyatakan jika perusahaan akan melepas maksimal 20-25 persen saham atau sekira tiga juta lembar saham. Perusahaan akan menggunakan laporan keuangan 2011 sebagai untuk melakukan Initial Public Offering (IPO) tersebut.
"Yang akan dilepas ini saham seri B. Di mana pemegang saham saat ini adalah pemerintah provinsi dan sisanya pemerintah kabupaten kotamadya," katanya saat ditemui seusai mini expose di BEI, Jakarta, Jumat (20/4/2012).
Rencananya, masa penawaran umum akan dilakukan pada pertengahan Juni atau sekira 7-15 Juni mendatang. Sebagai penjamin emisi dari aksi korporasi ini adalah PT Bahan Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas.
"Dana yang diperoleh dari hasil IPO ini akan digunakan untuk ekspnasi kredit sebesar 80 persen, sisanya untuk pengembangan perusahaan," katanya.
Sebagai informasi, sepanjang 2011 lalu, Bank Jatim berhasil mencatatkan pendapatan bunga sebesar Rp2,8 triliun. Sementara itu, laba bersih perusahaan tercatat meningkat tipis 1,1 persen sebesar Rp900 miliar.
Saat ini, perusahaan telah memiliki 64 kantor cabang pembantu di wilayah Jawa Timur. Rencananya, setelah IPO, jumlah Kantor cabang tersebut akan terus bertambah.
"Kita akan menambah di wilayah Jatim dulu, sebab kita tidak akan berpikir ekspansi keluar Jatim jika wilayah Jatim masih perlu banyak perbaikan," tandasnya.
Sekretaris Perusahaan Bank Jatim Revi Adiana Silawati menyatakan jika perusahaan akan melepas maksimal 20-25 persen saham atau sekira tiga juta lembar saham. Perusahaan akan menggunakan laporan keuangan 2011 sebagai untuk melakukan Initial Public Offering (IPO) tersebut.
"Yang akan dilepas ini saham seri B. Di mana pemegang saham saat ini adalah pemerintah provinsi dan sisanya pemerintah kabupaten kotamadya," katanya saat ditemui seusai mini expose di BEI, Jakarta, Jumat (20/4/2012).
Rencananya, masa penawaran umum akan dilakukan pada pertengahan Juni atau sekira 7-15 Juni mendatang. Sebagai penjamin emisi dari aksi korporasi ini adalah PT Bahan Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas.
"Dana yang diperoleh dari hasil IPO ini akan digunakan untuk ekspnasi kredit sebesar 80 persen, sisanya untuk pengembangan perusahaan," katanya.
Sebagai informasi, sepanjang 2011 lalu, Bank Jatim berhasil mencatatkan pendapatan bunga sebesar Rp2,8 triliun. Sementara itu, laba bersih perusahaan tercatat meningkat tipis 1,1 persen sebesar Rp900 miliar.
Saat ini, perusahaan telah memiliki 64 kantor cabang pembantu di wilayah Jawa Timur. Rencananya, setelah IPO, jumlah Kantor cabang tersebut akan terus bertambah.
"Kita akan menambah di wilayah Jatim dulu, sebab kita tidak akan berpikir ekspansi keluar Jatim jika wilayah Jatim masih perlu banyak perbaikan," tandasnya.
()