Industri keuangan syariah RI berpotensi cerah

Senin, 07 Mei 2012 - 09:29 WIB
Industri keuangan syariah...
Industri keuangan syariah RI berpotensi cerah
A A A


Sindonews.com - Presiden Islamic Development Bank Ahmed Mohammed Ali menjelaskan bahwa Indonesia memiliki masyarakat muslim terbesar di Indonesia. Dengan potensi itu dapat mendorong pertumbuhan industri syariah mengingat sejak krisis keuangan tahun 2008, industri syariah semakin dilirik.

Permintaan terhadap sistem keuangan syariah semakin besar maka dari itu dia pun optimis terhadap industri syariah di Indonesia.

"Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang cepat,dan saya optimis terhadap industri keuangan syariah di Indonesia," tutur Mohammed saat menjadi keynote speech di seminar internasional syariah, Bandung, Senin (7/5/2012).

Hari ini, Bank Indonesia (BI) mulai menyelenggarakan seminar internasional syariah. Acara ini sedianya akan pada 7-8 Mei 2012 di Bandung. Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah menuturkan dengan seminar ini diharapkan dapat memberikan informasi terbaru keuangan syariah, tantangan industri syariah dan solusi untuk industri syariah.

"Topik yang dibicarakan menyangkut beberapa hal mulai dari update keuangan syariah, tantangan yang dihadapi industri syariah, berbagai solusi dan masukan untuk industri syariah," ungkapnya.

Sekedar informasi, seminar ini akan dibuka oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah. Sedangkan Presiden Islamic Development Bank Ahmad Mohammed Ali akan memberikan keynote speech dalam seminar tersebut. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
8 menit yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
34 menit yang lalu
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
39 menit yang lalu
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
1 jam yang lalu
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
2 jam yang lalu
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
2 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved