Sukhoi jatuh, pembelian belum dibatalkan

Kamis, 10 Mei 2012 - 20:32 WIB
Sukhoi jatuh, pembelian...
Sukhoi jatuh, pembelian belum dibatalkan
A A A


Sindonews.com - PT Trimarga Rekatama menyatakan meskipun terjadi kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, sampai saat ini belum ada pembatalan pembelian pesawat buatan Rusia yang bisa mengangkut 98 penumpang tersebut.

"Sampai saat ini belum ada pembicaraan pembatalan pembelian pesawat Sukhoi dari pihak kami," ungkap Konsultan Bisnis Development PT Trimarga Rekatama, Sunaryo kepada wartawan, di Bandara Halim Perdanakusumah, Kamis (10/5/2012).

Hal senada disampaikan Konsultan PT Trimarga Rekatama, Indra Djani, pihaknya masih menunggu hasil investigasi penyebab kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet100.

"Kalau ada accident, biasanya akan menunggu dulu atau dipending sampai ada hasil investigasi soal penyebab kecelakaan itu apakah karena weather cuaca atau soal human error," ujarnya.

Meskipun sudah terjadi kecelakaan, pihaknya tidak mau berspekulasi apakah akan mengganggu terhadap rencana pembelian pesawat tersebut. "Saya tidak bisa berspekulasi dalam tahap itu, tim baru dibentuk, jadi belum bekerja," tambah Indra.

Pesawat Sukhoi Superjet100 ini, merupakan merek terbaru dari industri penerbangan asal Rusia, Sukhoi yang bisa mengangkut 98 penumpang dan mampu menjelajah hingga jarak 3.048 kilometer untuk versi dasar, atau 4.578 kilometer untuk versi pesawat jarak jauh, dengan ketinggian terbang hingga 12.200 meter.

Seperti diketahui, Pesawat Sukhoi Superjet100 yang jatuh di wilayah Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat berhasil ditemukan. Pesawat komersial buatan Rusia itu jatuh di pinggir tebing Batu Tapak, Cidahu dengan ketinggian 5.800 kaki. Saat ini Basarnas dan Tim SAR tengah berkoordinasi untuk melakukan evakuasi para korban.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Daryatmo menjelaskan, pihaknya telah melakukan searching di wilayah Gunung Salak sejak pukul 07:54 WIB. Helikopter Superpuma 332 milik TNI AU berhasil mendeteksi keberadaan pesawat Sukhoi yang jatuh itu.

"Tim kami melakukan searching di lokasi kordinat yang kami duga terjadinya lost contact sekitar pukul 08:30 WIB, melihat tanda-tanda yang kami anggap sebagai tempat lokasi jatuhnya pesawat Superjet100 ini," jelasnya di Halim Perdanakusumah, Jakarta, Kamis (10/5/2012). (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
33 menit yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
1 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
3 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
3 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
3 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved